Relawan Ganjar Minta Demokrasi Dijalani Dengan Bersandar Hukum

- Editor

Minggu, 5 November 2023 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Pembina Dewan Pengurus Pusat (DPP) Dulur Ganjar Pranowo (GNP) Charles Siahaan menyebut demokrasi di Indonesia perlu disandarkan pada hukum yang telah disepakati bersama.

“Kita sudah memilih menjadi negara demokrasi. Dengan demikian hukum menjadi bagian yang tidak bisa lepas dari politik, bagaikan kerangka dan daging,” kata Charles dalam konferensi pers DGP di Rumah Aspirasi Ganjar Presiden, Jakarta, Sabtu (5/11).

Dalam berdemokrasi, lanjut Charles, hukum perlu ditegakkan agar tidak terjadi kekacauan yang merugikan masyarakat.

“Karena bisa dibayangkan kalau kita tidak berpatokan dengan hukum dalam berdemokrasi, itu kacau. Tujuan kita tidak akan tercapai,” tambah Charles, dilansir dari antara.

Menurutnya, keselamatan rakyat menjadi hukum tertinggi di suatu negara demokrasi.

Baca Juga:  Wapres Apresiasi Fasilitas yang Diberikan Arab Saudi Bagi Jamaah Haji

“Ketika berpotensi terjadi kaos (kekacauan), kita jangan lupa, ada adigium atau asas yang berkata bahwa keselamatan rakyat itu hukum tertinggi,” ujarnya.

Ia berharap pemangku kebijakan termasuk presiden dapat menjadikan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi.

“Politik itu seni mencapai tujuan, tapi di negara demokrasi, politik harus melekat di koridor hukum,” katanya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Negara Darurat Cognitif Reselience

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah

Berita Terbaru

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

Ekonomi & Bisnis

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:13 WIB