Erick Thohir Klaim Tak Ada Perpecahan di Kabinet Indonesia Maju

- Editor

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengeklaim saat ini kondisi di internal Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam keadaan baik-baik saja dan tidak ada perpecahan.

Erick mengatakan hal itu guna menjawab pertanyaan awak media terkait isu perpecahan di dalam Kabinet Indonesia Maju setelah Mahfud MD mengundurkan diri dari jabatannya sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam).

“Itu kan tergantung perspektif masing-masing menteri. Saya tidak bisa, misalnya Pak Mahfud mundur, terus dikonotasikan tidak baik. Itu kan pilihan Pak Mahfud. (Kondisi kabinet) biasa-biasa saja,” kata Erick di Jakarta, Sabtu.

Erick menambahkan dirinya saat ini memilih untuk fokus bekerja dan menyelesaikan tugasnya di Kabinet Indonesia Maju sebagai menteri BUMN.

Baca Juga:  Erick Thohir Ingin Kontribusi BUMN Semakin Besar Kepada Negara

“Seperti saya juga memilih bekerja, menyelesaikan tugas saya, loyal kepada Pak Jokowi; tetapi saya tidak memakai fasilitas negara. Silakan buktikan,” tegasnya, dilansir dari antara.

Dia juga mengingatkan kepada rekan-rekan sesama menteri untuk membicarakan permasalahan yang mereka rasakan langsung kepada pimpinan dan internal kabinet, bukan di hadapan rakyat.

“Ketika misalnya ada menteri-menteri yang merasa suasana kurang enak, itu harus disampaikan juga ke pimpinan; bukan (disampaikan) ke saya atau bukan ke rakyat. Ketika kita menjadi pembantu presiden, tidak bisa ketika kita dimintai data, masukan sama presiden, sama juga seperti saya meminta masukan kepada staf-staf saya, lalu tiba-tiba staf saya bilang ini contekan; ya, memang itu tugasnya,” ujar Erick. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pasca Agus Gumiwang Dicopot Prabowo, GNK Sebut Posisi Bahlil Makin Dominan di Golkar
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Pasca Agus Gumiwang Dicopot Prabowo, GNK Sebut Posisi Bahlil Makin Dominan di Golkar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Berita Terbaru