Kasus Korupsi Pengadaan Alat Olahraga Pukulan Telak 100 Hari Kerja Pemerintahan Tri Adhianto

- Editor

Sabtu, 17 Mei 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mereka adalah Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkot Bekasi yang masih aktif menjadi ASN berinisial Z, Kabid Kepemudaan, MAR dan Direktur Utama dari pihak ketiga berinisial M.

Penetapan 3 tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Alat Olahraga oleh Kejaksaan Negeri Kota Bekasi ini menambah daftar kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat lingkup pemerintahan di daerah penyangga Daerah Khusus Jakarta ini.

Perkara korupsi ini bermula adanya pengadaan alat olahraga TA 2023 sebesar Rp9,9 M yang dibagi menjadi 2 tahap. Sementara, hasil audit BPK RI pada tahun 2024 menemukan kerugian sebesar Rp4,9 M hampir setengahnya diduga “dirampok” oleh oknum pejabat di Pemkot Bekasi.

Hal tersebut ditenggarai karena belanja barang dan jasa yang diserahkan kepada masyarakat tidak sesuai dengan prinsip pengadaan barang dan jasa yang efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel. tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Belum genap 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe, kasus ini tentu sangat tercoreng dan menjadi pukulan telak karena penahanan dua anak buahnya yang tersandung kasus korupsi mengingat Walikota Bekasi Tri Adhianto sebelumnya merupakan seorang birokrat,” ujar pemerhati kebijakan publik, Barep Ahmad Sadam, kepada Mediakarya, Sabtu (17/5/2025).

Padahal, kata Sadam, di era keterbukaan saat ini, baik dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah dituntut agar dapat mewujudkan good government dan clean government dalam tata kelola Pemerintahan.

Baca Juga:  Gubernur Kaltara Perintahkan OPD Membenahi Pelayanan

Terkait dengan kasus korupsi pengadaan alat olahraga TA 2023, banyak persepsi bahwa adanya dugaan kuat bahwa  proyek tersebut dijadikan komoditas politik menjelang kontestasi Pileg dan Pilpres.

“Isunya pertengahan hingga akhir tahun 2023 banyak permintaan alat olahraga oleh anggota DPRD baik berkomunikasi dengan kepala Dinas, Ketua Koni, Camat hingga lurah, untuk konstituen maupun arahan politik tertentu. Untuk itu publik tentu berharap para tersangka dapat membongkar siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut,” harapnya.

Dia menduga kasus tersebut menjadi bola panas. Sebab ketiga tersangka yang saat ini dijebloskan ke tahanan Kejari itu bakal “nyanyi” bahkan disinyalir bakal menyeret Wali Kota Bekasi dan anggota DPRD saat itu, karena diduga kuat menyalahgunakan kewenangannya untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya.

“Belum lagi adanya informasi kedekatan antara Tri Adhianto Plt Walikota Bekasi dengan AZ ex Kadispora (tsk) dan AM pihak Ketiga (tsk) yang sering pertemuan di sebuah lokasi sekitar Pondok ungu sebagaimana pernah dimuat diberbagai media massa,” katanya.

Lebih lanjut, terlepas dari berbagai asumsi atau narasi subjektif tentang Penetapan tersangka dalam kasus tersebut, sebagai civil society dirinya mengaku memiliki kewajiban mengawal dan mengawasi proses hukum yang berjalan hingga adanya keputusan terbaik dan menjadi efek jera buat para pejabat di Kota Bekasi lainnya. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026
Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:05 WIB

DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Berita Terbaru

Ilustrasi

Opini

Seandainya Jokowi Itu Messi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 09:07 WIB