Anies Sebut Banyak Warga Belum Vaksin Tercatat Sudah Pindah Tetapi KTP Tidak Dimutasi

- Editor

Rabu, 22 September 2021 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Anies Baswedan (Ist)

Gubernur DKI Anies Baswedan (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan masih berupaya melakukan tracing bagi warga ber-KTP Jakarta yang masih belum menerima vaksin Covid-19.

Berdasarkan data di corona.jakarta.go.id pada Rabu (22/9) hingga pukul 19.40 WIB, dari sasaran target vaksinasi Jakarta sebanyak 8.941.211 orang, sebanyak 2.398.693 warga masih belum menerima vaksin.

“Ini kita terus tracing karena banyak orang ber-KTP Jakarta ketika meninggalkan kota, pindah KTP-nya, tidak dimutasi sehingga masih tercatat,” kata Anies di Lapangan Monas, Rabu (22/9).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, upaya tracing ini untuk mendapatkan jumlah jelas mengenai warga ber-KTP Jakarta namun berdomisili di daerah lain dan belum memutasi identitas kependudukannya.

Oleh sebab itu pula, Anies belum secara tegas menerapkan Perda tentang sanksi berupa denda bagi warga menolak vaksinasi Covid-19.

“Kita sekarang aktif melakukan tracing pastikan penduduk yang senyatanya tinggal di Jakarta itu tervaksinasi sehingga kita bisa mengeluarkan nanti dari catatan yang belum disuntik vaksin orang-orang yang masih tercatat sebagai penduduk tapi senyatanya sudah tidak lagi tinggal di Jakarta. Karena jumlah itu secara kumulatif cukup banyak,” terangnya, dikutip dari merdeka.

Aturan tentang sanksi denda bagi warga menolak vaksin diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Baca Juga:  Menteri PUPR: 81 Persen Masalah Banjir di Bandung Selesai

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penerapan Perda belum dilakukan dikarenakan belum ada kasus penolakan tegas dari warga untuk menerima vaksin.

“Sekalipun Perdanya sudah ada, dimungkinkan sejauh ini belum ada yang menolak secara terang benderang secara terbuka,” ucap Riza di Balai Kota, Jumat (17/9).

Politikus Gerindra itu mengatakan, selama ini warga menyatakan siap untuk divaksin saat jajaran Pemprov DKI di tingkat kelurahan hingga RT RW mengajak warga mengikuti program vaksinasi.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Syarat Domisili dan Satu Periode Kepengurusan Jadi Sorotan, Ranny Fahd Arafiq Terancam Tak Lolos Bursa Ketua Golkar Kota Bekasi
Penonaktifan 5 Pejabat Lapas Cibinong Menguatkan Dugaan Kamar Khusus Berbayar
Bertemu Pakar di Istana, Adi Suparto Sebut Prabowo Tunjukkan Kelas Negarawan
IPPS: Tepuk Tangan Kader PAN untuk Prabowo Sebut ‘Pakar Goblok’ Jadi Bumerang di Mata Anak Muda
Kabar Duka, Politiso PDIP dan Seniman Besar Guruh Soekarnoputra Tutup Usia
Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta
Desak Trah Soeharto Selamatkan Golkar, GNK: Jika Dibiarkan Bisa Jadi Partai Gurem Seperti PPP
Pangdam Jaya/Jayakarta Bersama Insan Media, Jaga Jakarta, Jaga Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 15:44 WIB

Syarat Domisili dan Satu Periode Kepengurusan Jadi Sorotan, Ranny Fahd Arafiq Terancam Tak Lolos Bursa Ketua Golkar Kota Bekasi

Minggu, 27 September 2026 - 10:36 WIB

Penonaktifan 5 Pejabat Lapas Cibinong Menguatkan Dugaan Kamar Khusus Berbayar

Minggu, 27 September 2026 - 07:04 WIB

Bertemu Pakar di Istana, Adi Suparto Sebut Prabowo Tunjukkan Kelas Negarawan

Sabtu, 26 September 2026 - 17:24 WIB

IPPS: Tepuk Tangan Kader PAN untuk Prabowo Sebut ‘Pakar Goblok’ Jadi Bumerang di Mata Anak Muda

Sabtu, 26 September 2026 - 08:45 WIB

Kabar Duka, Politiso PDIP dan Seniman Besar Guruh Soekarnoputra Tutup Usia

Berita Terbaru