Diundang Diskusi di TV One Giring Nidji Nggak Berani Dateng

- Editor

Sabtu, 25 September 2021 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Giring Ganesha alias Giring Nidji. (foto: Net)

Giring Ganesha alias Giring Nidji. (foto: Net)

JAKARTA, Mediakarya – Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha atau dikenal Giring Nidji usai menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pembohong mendapat repon dari berbagai pihak.

Wajar saja banyak komentar miring terhadap vokalis Nidji itu, sebab pernyataan Giring yang menyerang secara pribadi Guberbur DKI Jakarta itu lantaran prestasi Giring dalam panggung politik juga dipertanyakan.

Oleh karena itu, publik penasaran terhadap pandangan politik vokalis Nidji tersebut. Bahkan Tv One sempat mengundang Nidji untuk datang dalam program diskusi “Dua Sisi” namun sayangnya Giring tidak berani datang. Padahal masyarakat menunggu pernyataan politik Giring dalam diskusi politik.

Pihak tvOne, Dwi Anggia mengaku mengirimkan surat resmi mengundang Giring di acara “Dua Sisi”, namun yang datang juru bicara PSI Nanang Priyo Utomo.

Baca Juga:  Polri Turunkan 148.211 Personel Gabungan Dalam Operasi Ketupat 2023

Geisz Chalifah pun kecewa lantaran Giring tak bisa hadir dalam diskusi dan hanya mengutus Jubir PSI yakni Nanang Priyo Utomo.

Sebelumnya, beredar video pernyataan Giring Nidji yang juga politisi PSI terhadap Anies Baswedan di media sosial menimbulkan banyak kecaman.

Salah satunya datang Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah. Dia mengatakan, pernyataan Giring ini pernyataan seorang politisi putus asa.

Namun, Iskandarsyah memaklumi lantaran Giring berlatar belakang penyanyi, jadi masih terlalu prematur bermain di ranah politik ini, “Tapi saya yakin Giring ada yang mengerakkan, saya paham lah kualitas manusia ini,” kata Iskandar saat dihubungi Mediakarya, Rabu (22/9/2021).

Iskandarsyah mengatakan, pernyataan Giring terlalu prematur dalam menaikan elektabilitas partai maupun dirinya pada perhelatan pilpres 2024 lantaran masih lama. (dji)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri
Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan
Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah
Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi
RUU Pemilu Berpotensi Hanguskan Jutaan Suara Pemerintah Ancang Ancang Skema Penyelamatan
Prabowo Teken Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih, Operasionalnya Belum Jelas
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 00:10 WIB

Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan

Kamis, 24 September 2026 - 15:31 WIB

Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah

Kamis, 24 September 2026 - 10:30 WIB

Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi

Kamis, 24 September 2026 - 10:18 WIB

RUU Pemilu Berpotensi Hanguskan Jutaan Suara Pemerintah Ancang Ancang Skema Penyelamatan

Berita Terbaru