Terkait Hak Interpelasi, Anies Dapat Dukungan Tujuh Fraksi

- Editor

Selasa, 28 September 2021 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Rapat paripurna  interpelasi akhirnya dilaksanakan meski hanya diikuti 33 anggota dewan yang berasal dari dua fraksi, PDIP dan PSI.

Uniknya, fraksi yang menolak pelaksanaan paripurna interpelasi berkumpul di ruangan wakil ketua DPRD DKI, M Taufik.

Adu kuat kedua kubu pun makin jelas terlihat, karena masing-masing mengklaim sudah sesuai dengan aturan yang ada dalam tatib DPRD.”Tidak ada yang perlu menengahi dengan kondisi saat ini. Karena yang harus dikedepankan itu, yah aturan,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI,  M Taufik kepada wartawan, Selasa (28/9).

Menurut MT biasa M Taufik disapa paripurna yang digelar hari ini sudah melabrak banyak aturan yang tercantum dalam tatib. Syarat kuorum pun, kata dia jauh dari ketentuan.”Kenapa bisa tetap digelar paripurna interpelasi,” sindirnya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Absen di Paripurna DPRD DKI, Pras Dibanjiri Interupsi

Idealnya, paripurna interpelasi harus merujuk pada aturan yang berlaku yakni, tatib. Dalam tatib, kata dia disebutkan jika pelaksanaan paripurna harus diikuti 50+1.”Jika tidak kuorum, harus ditunda satu jam, diikuti satu jam berikutnya. Jika tidak kuorum juga tunda 3 hari, dan dibamuskan kembali,” katanya.

Aturan lainya yang dilanggar, terkait dengan undangan anggota dewan yang mengikuti rapat paripurna yakni pasal 80 ayat 3.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukungan Kader PPP Menguat, Sarif Marhaendi Siap Jadi Wakil Bupati Bekasi
Direktur Etos Indonesia: Golkar Harus Bongkar Pola Lama, Jika Mau Hidup di Era Gen Z
Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk
NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!
Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua
Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat
Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras
GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Dukungan Kader PPP Menguat, Sarif Marhaendi Siap Jadi Wakil Bupati Bekasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Direktur Etos Indonesia: Golkar Harus Bongkar Pola Lama, Jika Mau Hidup di Era Gen Z

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:03 WIB

NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua

Berita Terbaru