Gubernur DKI: Di Jakarta Hal Yang Kecil Bisa Menjadi Besar, Kecemplung Got Saja Viral

- Editor

Jumat, 8 Oktober 2021 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Anies Baswedan (Ist)

Gubernur DKI Anies Baswedan (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku bingung dengan apa yang terjadi di Ibu Kota. Sebab, kata dia, di Jakarta hal yang kecil bisa menjadi besar dan hal yang besar bisa jadi kecil.

Ia pun memberikan contoh, jika beberapa waktu lalu dirinya mengajak sejumlah pimpinan redaksi (Pimred) media untuk melihat Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Ketika sedang melihat-melihat kondisi di sana, ada Pimred yang celetuk bila stadion untuk Klub Persija itu cukup megah dan mereka tidak ada yang tahu sebesar itu.

Anies pun bilang, JIS nantinya akan menjadi stadion terbesar dan terbaik di Indonesia. Terlebih stadion tersebut bisa ditutup, ketika hujat lebat pun pertandingan tetap berjalan.

“Kemarin ada yang bilang, masa barang yang sebesar ini, kita nggak tahu yah,” kata Anies dalam acara Workshop PAN, yang ditayangkan di Youtube PAN TV.

Maka dari itu, orang nomor satu di Jakarta ini heran stadion yang dibuat di tanah seluas hampir 300 ribu meter dan tinggi 70 meter itu, tidak ramai. Tapi hal-hal yang kecil viral sampai berhari-hari. Memang di Jakarta ini barang besar bisa tidak kelihatan, barang kecil bisa kelihatan.

Baca Juga:  KIP Aceh Utara Rekrut 2.556 PPS

“(Seperti) kecemplung got saja, so not important, ramai pula jadinya. Sampai ibu saya bilang, ‘Anies memang kecemplung got tadi ya?, kenapa?‘Itu teman-teman saya pada nanya,” katanya.

Kendati merasa ada keanehan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, tetap fokus bekerja memimpin Ibu Kota disisa waktu yang kurang lebih satu tahun ini atau berakhir Oktober 2022 mendatang.

“Nah gimana kita menghadapi itu?, rileks, fokus pada pekerjaan, fokus pada janji, fokus pada eksekusi dan saya hampir nggak pernah komentar juga,” tandas Anies.

“Kenapa?, Karena memang banyak sekali yang cara menjawabnya tidak dengan kata-kata, tetapi cara menjawabnya dengan karya-karya yang nyata. Disitu yang dikerjakan,” tambahnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kolaborasi PAM JAYA dan Pemkot JakTim, Prasarana Olahraga Tinju di Kampung Melayu Diresmikan Gubernur Pramono
Adi Suparto Bedah Prahara Sadap 2026: Jangan Hanya Lihat Kriminalnya, Ini Ujian Konstitusi!
Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden
Puji Listyo Kapolri Terbaik, Deklarator Relawan “Poros Prabowo Subianto Presiden” Desak Gerindra Copot Habiburokhman dari Ketua Komisi III
IPPS Sebut Prabowo-Jokowi Sama-Sama Toksik, Rakyat Hanya Jadi Korban Dua Gajah Bertarung
Kongsi Politik Sudah Pecah, Tersisa Jejak Pengkhianatan
Gerindra Harus Evaluasi Habiburrahman, Pemuji Listyo Sebagai Kapolri Terbaik
Kapolri Terbaik Versi Habiburrahman Kini Jadi Tersangka Akibat Menyadap Presiden

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:40 WIB

Kolaborasi PAM JAYA dan Pemkot JakTim, Prasarana Olahraga Tinju di Kampung Melayu Diresmikan Gubernur Pramono

Minggu, 8 November 2026 - 07:05 WIB

Adi Suparto Bedah Prahara Sadap 2026: Jangan Hanya Lihat Kriminalnya, Ini Ujian Konstitusi!

Sabtu, 7 November 2026 - 19:18 WIB

Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden

Sabtu, 7 November 2026 - 15:18 WIB

IPPS Sebut Prabowo-Jokowi Sama-Sama Toksik, Rakyat Hanya Jadi Korban Dua Gajah Bertarung

Sabtu, 7 November 2026 - 12:28 WIB

Kongsi Politik Sudah Pecah, Tersisa Jejak Pengkhianatan

Berita Terbaru

Ilustrasi  (Foto: Ist)

Opini

Polri Milik Negara Bukan Milik Kekuasaan

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:37 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman (Foto: dok. Fraksi Gerindra)

Headline

Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:18 WIB