Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang

- Editor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Endang Oktaviyanti (Makeup Artist Profesional dan Wartawan Senior)

Endang Oktaviyanti (Makeup Artist Profesional dan Wartawan Senior)

Oleh: Endang Oktaviyanti (Makeup Artist Profesional dan Wartawan Senior)

​JAKARTA – Lampu sorot menyala terang, musik berdentam mengisi ruangan dan para model mulai melangkah anggun menyusuri panggung runway. Di mata penikmat mode, sebuah fashion show adalah perayaan keindahan, keanggunan, dan kreativitas yang tampak sempurna.

Bagi saya, panggung megah ini menyimpan dua cerita yang sangat berbeda, tergantung dari sudut mana saya berdiri. Dulu, saya berada di barisan depan dengan notebook dan kamera. Kini, saya berada di balik panggung riuh dengan kuas dan palet kosmetik di tangan.

​Masa Lalu: Menatap Mode lewat Lensa Jurnalis

​Saat masih berkecimpung di dunia jurnalistik, fashion show adalah arena berburu cerita. Tugas saya adalah menangkap esensi dari setiap koleksi yang dipamerkan, merangkum tren masa depan, serta mewawancarai para desainer papan atas yang baru saja sukses meluncurkan karya terbaik mereka.

​”Sebagai jurnalis, fokus utama saya adalah mengamati hasil akhir: bagaimana busana bergerak elegan di atas panggung dan pesan apa yang ingin disampaikan sang desainer.”

​Di mata saya kala itu, para model adalah sosok-sosok yang tanpa cela. Mereka berjalan memukau dengan gaun-gaun indah rancangan desainer ternama, memancarkan aura pesona luar biasa di bawah sorotan lampu runway.

​Masa Kini: Melihat Perjuangan Nyata di Area Backstage

​Kini, saya tak lagi berada di depan arena. Peran saya bergeser 180 derajat. Pemandangan saya bukan lagi panggung depan yang tertata rapi, melainkan area backstage yang riuh dan penuh dinamika.

Sebagai seorang Makeup Artist (MUA), sudut pandang saya terhadap para model pun berubah total. Ternyata, di balik beberapa menit penampilan yang tampak sempurna di runway, ada perjuangan fisik luar biasa yang jarang diketahui publik:

  • Persiapan sebelum Subuh: Jauh sebelum penonton datang, bahkan saat langit masih gelap sebelum subuh, para model sudah harus berada di lokasi untuk menjalani serangkaian persiapan panjang.
  • Mencuri Waktu Istirahat: Di antara jadwal fitting baju, latihan koreografi, dan antrean makeup, saya melihat mereka menyempatkan diri untuk sekadar menyenderkan kepala atau tidur lelap di kursi ruang tunggu demi mengumpulkan sisa energi.
  • Ketahanan Profesional: Meski rasa lelah tak bisa dibohongi, begitu mereka duduk di kursi makeup dan akhirnya melangkah keluar ke runway, wajah-wajah lelah itu seketika bertransformasi menjadi sosok yang penuh percaya diri dan sangat profesional.
Baca Juga:  Humas Polres Tapsel Raih Penghargaan Terbaik Pemberitaan Media

​Dua Lensa, Satu Perjalanan

​Perubahan peran dari seorang jurnalis menjadi MUA memberi saya cara pandang yang jauh berbeda. Dulu, tempat saya adalah di barisan penonton atau media center, menangkap pesan busana dan tren lewat barisan kata-kata. Kini, lokasi utama saya adalah di latar belakang, area backstage yang sibuk di mana fokus saya tertuju pada detail riasan, tekstur kulit, dan bagaimana menyempurnakan performa wajah sang model.
​
Jika dulu saya melihat model sebagai sosok anggun yang membawakan gaun indah desainer, kini saya memandang mereka sebagai pejuang profesional yang berdedikasi tinggi sejak subuh. Dulu saya menceritakan keindahan itu melalui artikel; sekarang saya membentuk keindahan itu secara langsung lewat seni rias pada kanvas hidup.
​
Dunia fashion show akan selalu memiliki daya pikatnya sendiri. Dulu saya menangkap keindahan itu dari depan panggung, sekarang saya ikut membentuknya dan menyaksikan langsung dedikasi luar biasa dari para insan di balik layar.

​Ada begitu banyak keringat, rasa lelah, dan kerja keras yang tidak pernah tersorot kamera. Melihat perjuangan para model dari dekat membuat saya makin menghargai dan bangga dengan setiap detik karya yang tercipta di atas runway. (dang)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah
Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik
Etos Indonesia Desak DPP Golkar Cabut Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq: Istri Koruptor Hattrick Ancam Elektoral Partai
Selamat dan Sukses, Kepada Sahabat yang Kini Memegang Tali Pimpinan Bhayangkara
Realitas Politik Pasca Jokowi, Bayangan yang Belum Pergi
Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Etos Indonesia Desak DPP Golkar Cabut Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq: Istri Koruptor Hattrick Ancam Elektoral Partai

Berita Terbaru