Temuan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, FAST Indonesia Synergy Dorong Kajian Tata Kelola Pengawasan Pemasyarakatan

- Editor

Senin, 28 September 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapas Cibinong (Foto: Ist)

Lapas Cibinong (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Temuan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) terkait adanya hunian mewah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Cibinong, Jawa Barat, memicu reaksi keras publik.

Publik dibuat tercengang sekaligus geram setelah anggota Ombudsman RI mempublikasikan temuan tersebut, yang dinilai mencoreng wajah institusi pemasyarakatan di Indonesia.

Ironisnya, alih-alih mengakui kesalahan dan berbenah diri secara profesional, pihak Lapas Cibinong justru dinilai berupaya membangun pencitraan dengan alasan yang tidak rasional saat Menteri Imipas dan Kepala Bapissus melakukan sidak langsung ke lokasi.

Narasi yang dibangun pun terkesan memutarbalikkan fakta, bahkan saat dicecar anggota Komisi XIII DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Pro dan kontra pun muncul, bahkan ada yang menyebut langkah anggota Ombudsman tersebut keliru dan tidak sesuai dengan tugas pokok ORI.

Menanggapi hal itu, merujuk pada UU No. 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI, dalam Pasal 7 huruf d disebutkan Ombudsman RI dapat melakukan investigasi atas prakarsa sendiri.

Kemudian Pasal 28 ayat (1) huruf C menyebutkan dalam pemeriksaan dapat dilakukan pemeriksaan lapangan. Bahkan Pasal 44 menegaskan, “setiap orang yang menghalangi Ombudsman dalam melakukan pemeriksaan sebagaimana diatur dalam Pasal 28 dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak 1 miliar rupiah”.

Baca Juga:  Ini Pesan Komisi I Kepada Calon Panglima TNI

“Jika melihat ketentuan di atas, maka perdebatan terkait tupoksi Ombudsman RI sudah tidak perlu dipersoalkan lagi. Yang menjadi pertanyaan publik sekarang, akankah lembaga pemasyarakatan ini mau berbenah diri ke depan atau tidak?” ujar Direktur Eksekutif FAST Indonesia Synergy, Idrus Mony dalam keterangan tertulisnya yang diterima Mediakarya, Senin (28/9/2026).

Idrus mendorong adanya kajian serius terhadap tata kelola pengawasan pemasyarakatan guna menghindari praktik perlakuan istimewa bagi WBP yang memanfaatkan pejabat berintegritas bandit untuk disogok.

“Sampai kapan manajemen pemasyarakatan seperti ini dibiarkan dan memberikan kecemburuan bagi narapidana maupun warga binaan yang tidak memiliki uang,” tegas Idrus.

Menurutnya, sudah saatnya sistem meritokrasi di setiap lembaga dan kementerian dibenahi.

Seleksi harus didasarkan pada kompetensi dan prestasi, bukan koneksi yang selama ini marak terjadi di institusi pemerintahan.

“Berikan punishment kepada mereka yang berdagang kuasa dan menyalahgunakan jabatan (abuse of power), dan berikan apresiasi serta reward kepada mereka yang benar-benar berintegritas tinggi dan berprestasi,” pungkas Idrus.

Idrus menambahkan, kondisi Lapas Cibinong menjadi gambaran nyata timpangnya penegakan hukum dan perlakuan adil, seperti pandangan filsuf abad XIX Thomas Hobbes, “homo homini lupus” yang artinya manusia adalah serigala bagi manusia lainnya. (Ugy)

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tambah Anggaran BPJS Kesehatan 20 Triliun
Prabowo Minta Pelayanan Pasien BPJS Dilayani Optimal
Takziah SBY ke Rumah Duka Guruh Soekarno Putra Dinilai Jadi Sinyal Rekonsiliasi Politik
Syarat Domisili dan Satu Periode Kepengurusan Jadi Sorotan, Ranny Fahd Arafiq Terancam Tak Lolos Bursa Ketua Golkar Kota Bekasi
Penonaktifan 5 Pejabat Lapas Cibinong Menguatkan Dugaan Kamar Khusus Berbayar
Bertemu Pakar di Istana, Adi Suparto Sebut Prabowo Tunjukkan Kelas Negarawan
IPPS: Tepuk Tangan Kader PAN untuk Prabowo Sebut ‘Pakar Goblok’ Jadi Bumerang di Mata Anak Muda
Kabar Duka, Politiso PDIP dan Seniman Besar Guruh Soekarnoputra Tutup Usia

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:45 WIB

Presiden Prabowo Tambah Anggaran BPJS Kesehatan 20 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 22:40 WIB

Prabowo Minta Pelayanan Pasien BPJS Dilayani Optimal

Senin, 28 September 2026 - 22:37 WIB

Temuan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, FAST Indonesia Synergy Dorong Kajian Tata Kelola Pengawasan Pemasyarakatan

Senin, 28 September 2026 - 16:59 WIB

Takziah SBY ke Rumah Duka Guruh Soekarno Putra Dinilai Jadi Sinyal Rekonsiliasi Politik

Minggu, 27 September 2026 - 15:44 WIB

Syarat Domisili dan Satu Periode Kepengurusan Jadi Sorotan, Ranny Fahd Arafiq Terancam Tak Lolos Bursa Ketua Golkar Kota Bekasi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (28/9/2026). (Foto/BPMI)

Nasional

Presiden Prabowo Tambah Anggaran BPJS Kesehatan 20 Triliun

Senin, 28 Sep 2026 - 22:45 WIB

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo. (Foto/BPMI)

Nasional

Prabowo Minta Pelayanan Pasien BPJS Dilayani Optimal

Senin, 28 Sep 2026 - 22:40 WIB