KPK Amankan 12 Orang dan Menyita Uang Pada OTT di Kota Bekasi

- Editor

Kamis, 6 Januari 2022 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Pemberantasan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi

KOTA BEKASI, Mediakarya – Setidaknya ada 12 orang diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang satu diantaranya merupakan Walikota Bekasi Rahmat Effendi. Tim satgas KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap mereka karena dugaan suap proyek serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi.

“Informasi yang kami peroleh, tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan dilingkungan Pemkot Bekasi,” ujar Juru Bicara Pelaksana Tugas KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Kamis (06/01/22).

Ali menjelaskan, 12 orang yang dimankan diantaranya adalah Walikota Bekasi hingga beberapa pihak swasta yang berada di TKP saat OTT dilakukan.

“Diantaranya Walikota Bekasi, ASN Pemkot Bekasi, dan beberapa pihak swasta,” tuturnya.

Adapun saat ini tim penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap mereka yang kini telah diamankan.

Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut,” kata Ali.

Sebelumnya, Walikota Bekasi Rahmat Effendi tiba di Gedung KPK usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus dugaan maling uang rakyat (korupsi) pada Rabu, 5 Januari 2022.

Baca Juga:  Kepala Dinas Diisi Orang Dekat Wali Kota, Kota Bekasi Krisis Pejabat Berkompeten

Rahmat Effendi didampingi petugas kepolisian tiba di gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 22.58 WIB.

Tak ada sepatah kata yang terucap dari Bang Pepen (sapaan akrab walikota Bekasi) ketika tiba di halaman Gedung KPK. Dia hanya diam membisu sembari berjalan masuk menuju ruang pemeriksaan.

Sebelumnya seperti diberitakan di beberapa media, Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Bekasi adalah Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

“Walikota Bekasi dan beberapa orang yang terkait sedang dilakukan pemeriksaan,” ujar Firli dalam keterangannya, Rabu, 5 Januari 2022.

Dalam operasi ini sejumlah pihak diamankan lembaga antirasuah termasuk juga yang diduga sejumlah uang terkait dugaan kasus itu.

“Kami amankan bersama sejumlah uang,” kata ujar Wakil Ketua Nurul Ghufron dalam keterangannya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Pengamat: Pembenahan Struktur Polri Hal Wajar, Harus Diasumsikan Positif
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan
IPW Nilai Kapolri Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Lingkar Listyo Sigit
Islah Bahrawi Soroti Dugaan Money Politics di Muktamar NU dan Peran AHWA
Prof Siti Zuhro Usul Sekda Jadi Pj Kepala Daerah Jelang Pemilu Lokal 2031
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Pengamat: Pembenahan Struktur Polri Hal Wajar, Harus Diasumsikan Positif

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:51 WIB

IPW Nilai Kapolri Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Lingkar Listyo Sigit

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Islah Bahrawi Soroti Dugaan Money Politics di Muktamar NU dan Peran AHWA

Berita Terbaru

Guruh Tirta Lunggana, putra mendiang Haji Lulung, resmi bergabung dengan PDIP dan menerima KTA di DPD PDIP DKI Jakarta pada Senin (5/10/2026).

DKI

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Okt 2026 - 18:32 WIB