Menjelang sore, arus air semakin deras dan perahu mengalami kebocoran. Demi keselamatan, evakuasi dilanjutkan bersama BASARNAS. “Keselamatan relawan dan warga menjadi prioritas, sehingga kami berkoordinasi dengan BASARNAS agar evakuasi tetap berjalan optimal,” kata Naufal.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung berkat kerja sama lintas elemen—relawan, warga, dan instansi terkait. Menjelang malam, tim kembali ke kampus ITPLN dalam kondisi selamat. Warga dan pengurus RW setempat menyampaikan apresiasi atas bantuan mahasiswa. Aksi ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dan gotong royong tetap menjadi kekuatan utama masyarakat, termasuk peran aktif mahasiswa ITPLN dalam menghadapi bencana. (hab)




