Berharap Ada Tindakan Tegas Petugas

- Editor

Jumat, 22 Oktober 2021 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Sejumlah kendaraan angkutan kota (Angkot) yang berada belakang pintu masuk Terminal Induk Kota Bekasi, dikeluhkan sejumlah warga yang melintas.

Selain dianggap bisa menimbulkan kemacetan, para angkot tersebut juga dinilai melanggar marka jalan yang ada di lokasi tersebut.

“Lihat saja mas, sudah tahu dilarang berhenti dan dilarang parkir, tapi masih saja mereka ngetem seenaknya,” keluh salah seorang pengguna jalan, Erna Afridayanti, Jumat (22/10/2021).

Hal senada juga diungkapkan Ely Fatimah, menurutnya harus ada tindakan tegas dari aparat yang berwenang di lokasi tersebut, karena selain melanggar aturan, keberadaan angkot tersebut juga kerap kali menyebabkan kemacetan.

“Harus ada tindakan tegas dari petugas terkait. Angkotnya sering membuat macet terutama di jam-jam sibuk karena mereka ngetem disana,” terangnya.

Baca Juga:  Mengadu ke BPD, Masyarakat Sukadanau Sampaikan Mosi Tidak Percaya Terhadap Kepala Desa

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Dadang Ginanjar saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya rutin melakukan razia serta penindakan terhadap angkot yang kerap melanggar rambu dan marka jalan.

Diakui Dadang, pihaknya pun tidak segan-segan menjatuhkan sanksi berupa derek dan pengempesan ban kendaraan di lokasi yang dianggap paling sering dilakukan pelanggaran.

“Razia dan sanksi pun sering kami berlakukan terhadap mereka,” jawab Dadang.

Terkait keluhan warga dan sejumlah pengguna jalan yang kerap ngetem atau meninggu penumpang di lokasi yang terdapat marka atau rambu jalan, pihaknya berjanji akan terus melakukan penertiban.

“Kami akan terus menertibkan mereka, bahkan disejumlah titik yang dianggap sering terjadi pelanggarannya,” tukasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker
Raih Juara 1 Pencak Silat, Siswa Terput Global 1 Dapat Apresiasi
Akses Ditutup Total, Proyek Jalan Burangkeng–Ciledug Bikin Pedagang Kehilangan Penghasilan
Salurkan Hal Positif, Polsek Bekasi Selatan Buka Pelatihan Ju-Jitsu Bagi Pelajar
Pakar Komunikasi: Balai Wartawan Merupakan Aset Daerah, Tidak Boleh Dikuasai Satu Organisasi Saja

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Raih Juara 1 Pencak Silat, Siswa Terput Global 1 Dapat Apresiasi

Berita Terbaru

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Strukturalis di Nusantara Centre)

Headline

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Okt 2026 - 05:15 WIB