KOTA BEKASI, Mediakarya – Tingkat kesadaran masyarakat untuk menjalani vaksin dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 masih rendah. Hal tersebut terindikasi dari rendahnya persentase warga yang telah menjalani vaksin di beberapa wilayah di Kota Bekasi.

Merujuk pada hal tersebut, Komunitas Ajag Ijig 08/Ratna, ikut terjun dalam Gerai Vaksin Merdeka kepada masyarakat berkerjasama dengan Polsek Pondok Gede dan Rumah Sakit Umum Pondok gede di Basecampnya Jl. Depkes 2 bening indah RT04/07 no.33 Jatibening Pondogede kota Bekasi pada Senin (16/08/21).

“Kita awalnya tergugah warga melihat warga kota Bekasi pada umumnya, khususnya pondok gede masih banyak yang belum divaksin, sehingga pemuda Ajag Ijig 08 bergerak untuk ikut serta melakukan vaksinasi,” kata Presiden Komunitas Ajag Ijig 08 Mulyati Ratna Sari.

Hingga saat ini dikeluarkan Jatibening sejak 7 Agustus hingga 16 Agustus sudah mencapai 1.500 warga tervaksin. 400 nomer antrian setiap harinya.

“Kita mulai tanggal 7 Agustus kemarin dan ini yang terakhir, dan kebetulan, semua panitia di sini semuanya rata-rata anak muda dari komunitas Ajag Ijig, Ajag Ijig ini memang diadakan untuk para remaja,” imbuhnya.

Selain vaksinasi, untuk merangsang warga masyarakat dalam keikutsertaan vaksin, Komunitas Ajag Ijig juga memberikan paket sembako kepada warga yang sudah menjalani vaksinasi. Sejak 7 Agustus hingga 16 Agustus, mereka sudah memberikan 1500 paket sembako.

“Jadi kita memberikan semangat kepada warga jadi selesai vaksin mereka udah bawa pulang sembako dari kita, Harapan kita, semua warga Jatibening khususnya semuanya sehat, semuanya tervaksin demi membentuk Herd immunity kepada warga masyarakat,”pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga yang menjadi salah satu peserta vaksin May Fitri (27) menuturkan bahwa dirinya baru pertama kali menjalani vaksin. Ia yang takut jarum suntik harus melawan ketakutannya demi kesehatannya.

“Ini baru pertama kali, ini masih gemetaran saya, sekarang juga soalnya mau apa-apa harus ada surat vaksin,” katanya

Cindy (20) salah satu peserta vaksin menuturkan bahwa ini pertama kali ia menjalani vaksinasi. Sebelumnya, ia merasa takut dan memang dilarang orang tuanya untuk vaksin. Namun, setelah dijelaskan oleh tempatnya bekerja, ia mau menjalani vaksin karena kesehatan.

“Awalnya takut juga, setelah di kasih pengertian dari tempat saya kerja, saya mau vaksin, gak berasa kok, ini cuma pegel aja bekas disuntiknya,” kata Cindy.

Cindy sendiri ber KTP kabupaten Bekasi, namun ia kos di wilayah Jatibening sehingga ia mengambil kesempatan vaksinasi yang digelar Ajag Ijig bersanam Vaksin Merdeka jelang HUT RI ke-76.

“Saya tinggal di Cikarang, tapi kerja dan kos di Jatibening,” Pungkasnya.

Mursidi (36) mengapresiasi komunitas Ajag Ijig 08 Jatibening, menurutnya hal tersebut sangat membantu warga masyarakat seperti dirinya untuk mendapatkan vaksin.

“Luar biasa dan sangat berterima kasih kepada komunitas Ajag Ijig 08 karena mereka sangat mensuport terutama warga RT 04 dan umumnya kepada warga lainnya kita sangat terbantu dengan adanya vaksin di wilayah kami,” katanya.

Ia juga membawa pulang paket sembako selesai menjalani vaksinasi yang digelar komunikasi Ajag Ijig 08 Berkerjasama dengan Polsek Pondogede dalam gelaran gerai Vaksin merdeka.

“Saya juga dapat sembako, saya berterima kasih sekali kepada komunitas Ajag Ijig 08,” tukasnya.(Mme)

By Slamet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *