Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Gudang Musholla

- Editor

Senin, 16 Agustus 2021 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan pemeriksaan lokasi pria paruh baya ditemukan tewas tergantung

Petugas melakukan pemeriksaan lokasi pria paruh baya ditemukan tewas tergantung

KOTA BEKASI, Mediakarya – Seorang pria paruh baya ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali melilit lehernya. Kejadian tersebut terjadi di Musholah Al Ikhlas Jl.P.Jawa 9 Rt.001/013 Kel.Aren Jaya Kec.Bekasi Timur Kota Bekasi pada Senin (16/08/21).

Temuan pria tergantung tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Fatullah (44) yang melintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 03:15 wib. Saat itu ia hendak menuju rumah orang tuanya. Korban bernama Nasim (86).

Awal mula kejadian yaitu ketika seorang warga bernama Fatullah yang juga saksi 1 sedang berjalan kaki menuju rumah orang tuanya kemudian saat melintas di tkp melihat korban sudah tergantung di belakang musholah, saat ditemukan korban tergantung masih mengenakan celana panjang warna hitam dan kemeja batik warna coklat,” ujar Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari kepada media.

Fatullah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada menantu korban yang bernama Taufik Hidayat (63). Dibantu warga lainnya, menantu korban menurunkan korban yang diduga sudah tewas dan membawanya ke rumah korban.

Baca Juga:  Ketua KNPI Terpilih Ajak Organisasi Pemuda Kembali Bersatu

Pukul 06.15 Wib Anggota Piket Fungsi bersama KSPKT dibawah Pimpinan IPTU Subianto (Kanit Intelkam) melakukan cek TKP dan Olah TKP. Dari hasil dari pemeriksaan awal pada tubuh korban terdapat bekas jeratan pada leher korban serta pada kemaluan korban mengeluarkan cairan.

“Hasil pemeriksaan di tkp bahwa korban gantung diri menggunakan seutas tali tambang plastik warna kuning yang diikatkan di rak besi lalu dikaitkan dengan kayu kaso diatasnya, korban diduga gantung diri dengan naik melalui kayu yang dipasangkan sejajar lalu gantung diri,” pungkasnya.

Dilihat dari kondisi mayat korban diduga korban meninggal karena bunuh diri. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa korban mempunyai riwayat sakit paru-paru dan pernah terpapar covid 19 sebulan yang lalu.

“Pihak keluarga korban membuat surat pernyataan yang diketahui RT dan RW yang intinya tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun, menerima dengan ikhlas kejadian tersebut dan keberatan untuk dilakukan autopsi,”pungkasnya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Polemik HGU Cot Girek Memanas, Warga Tolak Ukur Ulang dan Desak Penyelesaian Sengketa Lahan
Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas
Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik
Gusur Bangunan Liar, Camat Medansatria Dicemooh Pernah Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan
Guru PPPK Hanya Masuk Sekali Sebulan, PBM di SDN Hilinifaoso Nyaris Lumpuh
Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT
Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Nias Selatan Gelar Open Turnamen Tenis Meja Ganda Putra

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Polemik HGU Cot Girek Memanas, Warga Tolak Ukur Ulang dan Desak Penyelesaian Sengketa Lahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:55 WIB

GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Guru PPPK Hanya Masuk Sekali Sebulan, PBM di SDN Hilinifaoso Nyaris Lumpuh

Berita Terbaru