Dalam perspektif ini, perbedaan gaya bukanlah kegagalan koherensi, melainkan manifestasi dari kebebasan berpikir yang disengaja. Kesadaran Made Romi akan dirinya sebagai otoritas atas karya-karyanya menjadi fondasi penting dalam praktik ini. Ia menempatkan dirinya sebagai subjek yang bertanggung jawab penuh atas pilihan estetik dan konseptualnya.
Sikap ini mengingatkan pada gagasan seniman modern tentang otonomi artistik, namun dengan kesadaran kontemporer bahwa otonomi tersebut selalu dinegosiasikan dalam relasi sosial dan kultural yang kompleks.
