JAKARTA, Mediakarya – Menjelang pelantikan Gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno 7 Februari mendatang, Pj Gubernur DKI Teguh Setyabudi mulai melakukan perombakan pejabat.
Yang paling baru, Pj Teguh mencopot komisaris utama PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) Mayor Jenderal (Purn) Abdul Rahman Kadir dan resmi menunjuk Ronal Chandra sebagai komisaris utama yang baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Selasa (21/1).
Ketua umum Masyarakat Peduli Jakarta (MPJ) Imam Mahmudi mengungkapkan sangat disayangkan langkah yang dilakukan Pj Teguh yang mencopot komut BUMD yang bergerak dibidang pangan tersebut.
“Harusnya PJ Teguh bisa lebih bersabar, mengingat masa jabatannya tinggal menghitung hari,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Rabu (22/1).
Menurut Imam jauh-jauh hari sebelumnya, Gubernur terpilih Pramono Anung melalui salah satu tim pemenangnya pernah mengirim sinyal kepada PJ Teguh bahwa sebaiknya tidak melakukan perombakan pejabat baik di lingkungan SKPD maupun BUMD sampai Gubernur-gubernur terpilih dilantik.
“Harusnya sinyal ini dapat dimaknai secara jelas. Bukannya malah melakukan pergantian jabatan stategis. Apakah PJ Teguh mengabaikan aspirasi Mas Pram?,” ujar Imam bertanya.
Dengan adanya pencopotan pejabat ini, menurut Imam makin menguatkan kabar yang santer beredar di Balaikota DKI, bahwa dalam waktu dekat PJ Teguh akan kembali melakukan perombakan pejabat di lingkungan SKPD-SKPD.
“Bisa jadi kabar akan ada perombakan pejabat eselon II dalam waktu dekat akan terjadi. Kita tunggu saja,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono berharap, komisaris utama yang baru dapat berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja perusahaan melalui peningkatan tata kelola perusahaan yang baik.
“Semoga komisaris utama yang baru mampu melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” kata Nasruddin.
Sebagai BUMD yang memiliki peran strategis dalam penyediaan pangan bagi warga Jakarta, Ronal Chandra diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi operasionalnya. Ia juga diharapkan mampu mendukung visi perusahaan dalam memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di Jakarta.
Tantangan utama yang dihadapi Food Station saat ini yakni menjaga stabilitas harga pangan, mengantisipasi dampak perubahan iklim, hingga menjaga distribusi pangan yang merata. Diharapkan dengan kepemimpinan yang baru, Food Station dapat menemukan solusi yang inovatif untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut.
“Komisaris Utama diharapkan mampu melakukan pengawasan terhadap perusahaan, memberikan nasihat strategis kepada Direksi dalam menjalankan pengurusan perusahaan dan memastikan tata kelola perusahaan yang baik dalam mengatasi tantangan tersebut,” ujarnya. (dri)





