Hadapi Cuaca Ekstrim, Mbak Yuke Berharap Penyelesaian Banjir di Jakarta Dilakukan Secara Tuntas

- Editor

Sabtu, 1 November 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menyoroti peralihan musim panas menjadi musim hujan pada November 2025 ini.

Legislator Kebon Sirih ini berharap kondisi ini bisa diantisipasi Pemprov DKI, khususnya Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan dinas terkait lainnya di Jakarta.

Selain persoalan saluran air yang kerap menjadi penyebab banjir, tanah longsor untuk wilayah tertentu perlu juga menjadi perhatian serius.

“Ditambah lagi kondisi pohon-pohon besar yang ada di Jakarta harus diperhatikan oleh Dinas Pertamanan. Jika perlu lakukan toping, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti pohon roboh atau hal lainnya. Karena disaat musim hujan, biasanya dibarengi dengan angin kencang,” ujar Yuke Yurike saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (1/11/2025).

Srikandi PDIP yang akrab disapa Mbak Yuke itu mengingatkan, dalam hal penanganan dampak banjir, yang harus dipersiapkan yaitu dengan melakukan antisipasi mitigasi terhadap masyarakat yang terdampak dari banjir.

“Untuk kondisi sekarang yang harus disiapkan untuk antisipasi mitigasi juga penting. Karena evakuasi terhadap korban banjir membutuhkan waktu dikarenakan kondisi mendadak dan serentak. Meski sejauh ini koordinasi lintas instansi cukup baik dan profesional,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut, wakil bendahara eksternal DPP PDIP meminta agar menghadapi debit air yang berpotensi bertambah dari hulu saat musim hujan. Langkah pengerukan kali, pengecekan saluran, pengecekan turap, tanggul dan jembatan harus segera dilakukan.

“Antisipasi harus kita lakukan sejak awal. Jangan sampai pemprov tidak siap dalam menghadapi dampak dari musim hujan akhir tahun 2025 ini,” bebernya.

Baca Juga:  Mbak Yuke Ingatkan Pemprov Lakukan Antisiapsi Hadapi El Nino Godzilla

Kata loyalis Megawati Soekarnoputri ini secara teknis, Dinas SDA bisa melakukan pengecekan titik-titik genangan yang terjadi saat ini.

Sosialisasi pada masyarakat pun, kata Yuke harus dilakukan untuk memberikan kesadaran tidak membuang sampah rumah tangga ke dalam sungai dan saluran air yang mengakibatkan saluran air menjadi tidak berjalan normal disaat hujan turun.

“Apakah sudah masuk dalam rencana jangka pendek dan menengah kita atau tidak?. Lalu beberapa titik yang sudah dilakukan pembenahan bisa mengurangi banjir atau tidak. Itu harus dilakukan evakuasi untuk perbaikan-perbaikan,” ungkapnya.

Anggota DPRD DKI tiga periode itu menambahkan, dalam hal penyelesaian banjir di Jakarta harus dilakukan secara tuntas, dan tidak bisa dilakukan setengah-setengah.

“Contohnya untuk Ciliwung, sepakat harus tuntas. Disamping juga 12 aliran sungai lainnya. Jika itu dilakukan tentunya saya yakin banjir Jakarta bisa berkurang atau mungkin terbebas dari banjir,” jelasnya.

Sebaliknya, kata Yuke lagi jika penanggulangan banjir dilakukan secara parsial. Diyakininya, Jakarta akan tetap mengalami genangan-genangan disaat musim hujan.

“Untuk bisa bebas dari banjir memang sangat sulit, karena butuh anggaran yang besar dan komitmen bersama dari gubernur DKI Jakarta. Tidak bisa hanya diselesaikan oleh 1 atau 2 gubernur. Tapi juga dilakukan berkelanjutan oleh setiap gubernur.

Apalagi, Jakarta memiliki blue print pengendalian banjir yang harus disepakati dan tinggal dijalankan bersama,” pungkasnya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto
Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB