Islah Bahrawi Soroti Dugaan Money Politics di Muktamar NU dan Peran AHWA

- Editor

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat terorisme dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi.

Pengamat terorisme dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi.

JAKARTA, Mediakarya – Pengamat terorisme dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi, menyoroti dugaan praktik money politics dalam penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU).

Sorotan tersebut disampaikan Islah melalui pernyataan yang beredar di akun TikTok, sebagaimana dikutip Senin (5/10/2026).

Dalam pernyataannya, Islah yang juga dikenal sebagai aktivis NU asal Madura, secara khusus menyinggung keberadaan sembilan anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).

AHWA merupakan lembaga yang dibentuk dalam forum Muktamar NU dan dinilai memiliki peran strategis dalam menentukan kepemimpinan.

Islah menyebut, sembilan anggota AHWA tersebut awalnya dianggap memiliki integritas tinggi.

Mengutip pernyataan budayawan Eros Djarot, Islah mengatakan, titik lemah sebagian orang NU adalah ketika dihadapkan pada tawaran materi, integritasnya dapat goyah.

Baca Juga:  Muktamar ke 35 NU: Gus Kikin Terpilih Ketua Umum PBNU 2026-2031

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya karena nilai-nilai yang dipelajari dari berbagai kitab klasik seperti Irsyadul Ibad dan Al-Hikam, serta ajaran ulama dan filsuf seperti Imam Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd, termasuk ilmu tasawuf, pasifisme.

Menurut dia, kemanusiaan, dinilai dapat luntur akibat kepentingan pribadi dan godaan uang saat pengambilan keputusan di forum Muktamar.

Pada bagian akhir pernyataannya, Islah menyampaikan imbauan kepada elit Nahdlatul Ulama untuk bersama-sama menyelamatkan organisasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) maupun panitia Muktamar terkait pernyataan Islah Bahrawi tersebut. mediakarya.id, masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait. (Pri)

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Prof Siti Zuhro Usul Sekda Jadi Pj Kepala Daerah Jelang Pemilu Lokal 2031
Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik
Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis
GNK Soroti Komposisi Wantimpres, Singgung Gaya Komunikasi Rocky Gerung
Mantan WK MPO Golkar Jabar: Duet Bahlil-Sarmuji Bawa Golkar Naik Kelas
Etos Indonesia Desak DPP Golkar Cabut Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq: Istri Koruptor Hattrick Ancam Elektoral Partai
Pakar Komunikasi Politik: Suara Kritis Dibungkam, Demokrasi Berhenti Bernapas
Jelang Musda, Kader Senior Golkar Kota Bekasi Adi Yunsyah Imbau Kader Hilangkan Egosentris

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Islah Bahrawi Soroti Dugaan Money Politics di Muktamar NU dan Peran AHWA

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Prof Siti Zuhro Usul Sekda Jadi Pj Kepala Daerah Jelang Pemilu Lokal 2031

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:51 WIB

GNK Soroti Komposisi Wantimpres, Singgung Gaya Komunikasi Rocky Gerung

Berita Terbaru

Opini

HUT TNI ke-81, Di Antara Loyalitas dan Batas Sipil

Senin, 5 Okt 2026 - 08:30 WIB