SUKABUMI, Mediakarya — Konferensi XXII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang digelar pada 5–6 Juli 2025 di Hotel Sukabumi Indah (SI) Selabintana, resmi menetapkan Jajat Sudarjat, S.Pd., M.Si. sebagai Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi terpilih untuk masa bhakti 2025–2030.
Pemilihan berlangsung secara demokratis dengan melibatkan utusan dari 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. Dua kandidat yang maju dalam bursa pemilihan adalah Jajat Sudarjat dan Khusyairin, yang keduanya dikenal sebagai kader aktif dan berdedikasi dalam organisasi. Melalui proses pemungutan suara, Jajat memperoleh dukungan suara terbanyak dan mendapat kepercayaan penuh dari para peserta konferensi.
Pembukaan konferensi turut dihadiri oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Kepala Bappeda, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi H. Budi Azhar Mutawali, Kepala Dinas Pendidikan H. Eka, Ketua PGRI Jawa Barat H. Akhmad Juhana, para tokoh dan sesepuh PGRI, serta pejabat Dinas Pendidikan lainnya.
Dalam sambutannya, Jajat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menyatakan siap mengemban tanggung jawab besar untuk membawa PGRI Kabupaten Sukabumi semakin maju, solid, dan berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan serta kesejahteraan guru.
“Dengan amanah ini, saya akan segera mengevaluasi program kerja dan merumuskan arah kebijakan yang progresif. Saya percaya, kebersamaan dan dukungan dari seluruh anggota adalah kunci keberhasilan,” ujar Jajat, Selasa (8/7/2025).
Ia juga menegaskan bahwa jabatan Ketua PGRI bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk memperjuangkan martabat guru.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Butuh sinergi dan kolaborasi dari semua elemen PGRI untuk membawa organisasi ini lebih berdaya dalam menjawab tantangan zaman, khususnya di era digital dan transformasi global,” tegasnya.
Tak lupa, Jajat menyampaikan apresiasi kepada Ketua PGRI sebelumnya, H. Tubagus Wahid Anshor, S.Pd., M.Si., atas dedikasi dan pengabdiannya selama 20 tahun memimpin organisasi.
“Beliau telah berhasil menjaga soliditas organisasi dan mempererat kekeluargaan antar pengurus cabang di seluruh kecamatan. Itu menjadi modal penting bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan di Sukabumi,” ungkapnya.
Jajat juga menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, khususnya dalam mendukung program-program Mubarokah di bawah kepemimpinan Bupati H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreasa.
“Kami siap mendukung penuh program-program strategis Pemda dan terbuka terhadap masukan positif demi kemajuan PGRI,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi periode 2020–2025, H. Tubagus Wahid Anshor, menjelaskan bahwa Konferensi XXII ini mencakup tiga agenda utama, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban, pembahasan program kerja ke depan, dan pemilihan pengurus baru.
“Saya sudah dua periode memimpin PGRI. Ini penutup pengabdian saya setelah 10 tahun. Kepemimpinan saya titipkan kepada Bapak Jajat Sudarjat untuk melanjutkan estafet organisasi lima tahun ke depan,” ujarnya. (eka)






