ACEH UTARA, Mediakarya – Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar, melakukan silaturahmi dengan Bupati Aceh Utara, Walikota Lhokseumawe, jajaran Forkopimda dan sejumlah ulama Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Selasa sore, (14/9/2021).
Dalam silaturahmi tersebut, Ahmad Haydar antara lain mengajak jajaran pejabat Forkopimda dan semua komponen masyarakat untuk bersungguh-sungguh mengupayakan pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Termasuk juga kalangan ulama yang merupakan komponen masyarakat yang paling penting dalam masyarakat Aceh.
Saat ini, lanjut Ahmad Haydar, pemerintah sedang menggiatkan program vaksinasi yang dilaksanakan di berbagai tempat, baik di pusat-pusat layanan kesehatan, di kantor pemerintah, hingga di pondok pesantren dan sekolah-sekolah. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mencapai herd immunity (kekebalan komunal) secepatnya, sehingga masyarakat bisa kembali kepada kehidupan yang normal.
“Mari kita berikhtiar dengan sungguh-sungguh mengajak masyarakat untuk taat protokol kesehatan, dan melakukan vaksin, terus-menerus sehingga capaian vaksin di atas 20 persen,” ajak Ahmad Haydar.
Pada kesempatan itu, secara khusus Ahmad Haydar mengajak para ulama ikut terlibat aktif dalam upaya menyehatkan masyarakat, sehingga kita bisa hidup normal tanpa virus. Pada intinya kita semua harus mendukung program vaksin yang diinstruksikan oleh pemerintah.
“Mari ajak masyarakat untuk melakukan vaksin, kalau masyarakat sudah sehat, maka ekonomi akan sehat, dan negara juga akan menjadi kuat,” ungkapnya.
Tambah Haydar juga mengajak seluruh masyarakat mengajak masyarakat untuk vaksin guna menjaga imun tubuh.
Lebih jauh, Ahmad Haydar menyampaikan tentang tiga komitmen yang akan dijalankannya ke depan dalam menggerakkan pembangunan Aceh. Yakni, penanganan wabah Covid-19, Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), dan pemulihan ekonomi Aceh.
Bupati Aceh Utara H Muhammad pada kesempatan itu memaparkan tentang visi pembangunan Aceh Utara yang masih terbebani dengan kemiskinan dan pengangguran, serta maraknya penyalahgunaan narkoba. Disebutkan, Aceh Utara memiliki wilayah geografi yang cukup luas sehingga harus didukung oleh dua wilayah hokum Polres, yaitu Polres Aceh Utara dan Polres Lhoksemawe.
Untuk itu, Cek Mad, sapaan akrab Bupati Aceh Utara, meminta support dari Kapolda Aceh dan seluruh jajaran kepolisian dalam menggerakkan roda pembangunan di daerah berjuluk Bumi Malikussaleh ini.
Selama ini, lanjut Cek Mad, hubungan Pemkab Aceh Utara dengan jajaran Forkopimda, khususnya dengan jajaran kepolisian, terjalin cukup harmonis sehingga roda pemerintahan dan gerak pembangunan dapat berjalan dengan kondusif di tengah stabititas daerah yang tetap terjaga.
Turut hadir dalam silaturahmi tersebut, Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro, Komandan Lanal Lhokseumawe Letkol Dian Suryansyah, Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, Ketua DPRK Aceh Utara Arafat, SE, Komandan Kodim 0103/Aut Letkol Oke Kistiyanto SAP, Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal, seluruh pejabat Forkopimda Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe serta sejumlah pimpinan organisasi ulama di daerah ini. (Rul)

