Kemendikbud: Evaluasi PTM Terus Berjalan

- Editor

Minggu, 3 Oktober 2021 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Jumeri, mengungkapkan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah-sekolah terus berjalan. Evaluasi berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah yang menggelar PTM terbatas agar tidak menjadi klaster penularan Covid-19.

“Evaluasi terus berjalan. Ada beberapa sekolah yang siswanya positif, dan daerah sudah bisa mengambil langkah tepat yaitu testing, tracing dan treatment serta menutup sekolah hanya yang ada warga terpapar,” ujar Jumeri saat dikonfirmasi, Ahad (3/10).

Dilansir dari republika, Jumeri mengatakan, saat ini juga semakin banyak sekolah yang menggelar PTM terbatas. Karena itu, ia mengimbau sekolah yang sudah menggelar PTM terbatas benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Ini untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di kalangan warga sekolah, seperti kasus di beberapa sekolah.

Baca Juga:  PKN Belum Putuskan Arah Dukungan Capres Pada Pemilu 2024

Sementara, Jumeri juga mendorong daerah PPKM level 1-3 yang sudah diizinkan membuka PTM terbatas, tetapi belum melaksanakan untuk segera memulainya. “Yang perlu didorong adalah daerah level 1-3 yang belum mulai PTM segera mulai PTM, sekolah yg sudah buka PTM perlu dievaluasi diawasi dan dibimbing agar protokol kesehatan ditaati warga sekolah,” kata Jumeri.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB