Kemenkes Sebut Kasus Varian Delta di Indonesia Capai 2.945

- Editor

Rabu, 29 September 2021 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Jumlah kasus varian Delta di Indonesia mencapai 2.945. Temuan ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 6.734 spesimen virus SARS-CoV-2.

“Varian Delta dengan jumlah 2.945 ditemukan di seluruh provinsi Indonesia,” ungkap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (29/9).

Dikabarkan dari merdeka, selain varian Delta, pemerintah mengidentifikasi 65 varian Alpha, 22 varian Beta dan 1.772 varian lokal B.14662. Hingga saat ini, kata Nadia, pemerintah belum mendeteksi adanya varian baru selain Delta, Alpha, Beta dan B.14662.

“Kami sampaikan varian-varian lain seperti Lambda, Mu, R.1 atau C.1.2 maupun varian lainnya belum ditemukan di negara kita,” tegasnya.

Baca Juga:  Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Konsisten Tekan Pernikahan Dini

Nadia menambahkan, pemerintah terus melakukan whole genome sequencing terhadap sampel virus SARS-CoV-2. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan untuk transmisi dalam negeri tapi juga dari luar negeri.

“Kita juga akan terus berkonsultasi dengan WHO untuk memperbarui informasi terkait varian-varian baru yang berpotensi dan menyebar di Indonesia,” tambahnya.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan ini mengatakan kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan perbaikan. Pada pekan ini, kasus Covid-19 menurun sebesar 26 persen dan kematian menurun 37 persen.

“Namun, masih ada provinsi yang mencatatkan insiden dan angka kematian relatif tinggi yaitu provinsi Kalimantan Utara,” ujarnya.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DPR Dukung Pelarangan Penggunaaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
Elektabilitas Golkar Disalip Gerindra dan PDIP, Inisiator GNK: Saatnya DPP Berbenah
Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan
Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo
Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bicara Citra Polri di Ngobras FPRMI: Masih Banyak Polisi Baik

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:46 WIB

DPR Dukung Pelarangan Penggunaaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Jumat, 11 September 2026 - 17:10 WIB

Elektabilitas Golkar Disalip Gerindra dan PDIP, Inisiator GNK: Saatnya DPP Berbenah

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 10:22 WIB

Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan

Kamis, 10 September 2026 - 22:35 WIB

Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan

Berita Terbaru

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

Ekonomi & Bisnis

DPR Dukung Pelarangan Penggunaaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 04:46 WIB