Kepolisian di NTT Perketat Pengawasan Pelabuhan Laut Cegah TPPO

- Editor

Jumat, 24 November 2023 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, Mediakarya – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur(NTT) Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan Kepolisian terus memperketat pengawasan di pelabuhan laut yang ada di daerah tersebut guna mencegah adanya kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Pengawasan yang dilakukan pihak Kepolisian pada semua pelabuhan laut yang ada di NTT terus diperketat sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus TPPO dari NTT,” kata Brigjen Pol Awi Setiyono dalam acara Jumat Curhat di Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Jumat (24/11).

Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan hal itu terkait pertanyaan warga Kelurahan Penfui terhadap komitmen Kepolisian NTT dalam mengatasi kasus TPPO yang menyebabkan NTT masuk dalam status darurat perdagangan orang.

Menurut Wakapolda NTT Kepolisian di NTT berkomitmen untuk memberantas kasus TPPO, karena sudah banyak warga dari provinsi berbasis kepulauan yang bekerja di luar negeri pulang dengan kondisi meninggal dunia setelah pergi bekerja tidak sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga:  IPW Desak Penyidik Segera Periksa Ferdy Sambo

Ia mengatakan upaya dilakukan Kepolisian dalam pencegahan TPPO adalah dengan memperketat pengawasan pada semua pintu keluar baik melalui pelabuhan dan udara dalam mencegah TPPO.

Dilansir dari antara, menurut jenderal bintang satu itu ketatnya pengawasan yang dilakukan aparat Kepolisian di NTT terbukti ketika aparat Kepolisian di Polres Manggarai Barat berhasil menggagalkan keberangkatan 75 orang pekerja antar daerah (AKAD) yang hendak menuju Kalimantan secara ilegal atau non prosedural dari Labuan Bajo pada Kamis (23/11).

Menurut dia dari 75 orang yang hendak diberangkatkan secara ilegal itu terdiri dari 61 orang dewasa dan 14 orang anak-anak.

“Puluhan calon tenaga kerja termasuk 14 orang anak-anak sudah di pulangkan ke daerahnya masing-masing,” kata Wakapolda Awi Setiyono. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Polemik Proyek PJU Jabar Memanas, AMPPIBI: Kami Tak Akan Berhenti Sampai Ada Tersangka
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Pemkab Nisel Gelar Uji Publik Raperda LP2B

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Polemik Proyek PJU Jabar Memanas, AMPPIBI: Kami Tak Akan Berhenti Sampai Ada Tersangka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Berita Terbaru

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

Ekonomi & Bisnis

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:13 WIB