NIAS SELATAN, Mediakarya – Pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Nias Selatan memasuki babak baru. Setelah dibuka selama dua hari sejak 27–28 Oktober, masa pendaftaran Bakal Calon (Balon) Ketua resmi ditutup pada Kamis (29/10/2026).
Hingga hari penutupan, tercatat dua nama kandidat resmi mendaftar dan menyerahkan berkas kepada Panitia Pengarah (Steering Committee/SC).
Ketua Panitia Pengarah (SC), Mowa’a Wau, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar, Jl. Saonigeho No. 12, Kelurahan Pasar Teluk Dalam, mengonfirmasi adanya dua kandidat yang telah mengembalikan formulir pendaftaran.
Namun, berdasarkan hasil verifikasi tim panitia, hanya satu kandidat yang dinyatakan lolos administrasi.
“Dari hasil verifikasi kami, hanya satu kandidat yang telah memenuhi syarat kriteria, sedangkan yang satunya lagi dinyatakan tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara,” ujar Mowa’a Wau kepada awak media, Kamis (29/10/2026).
Mowa’a menjelaskan bahwa kandidat yang gugur tersebut gagal memenuhi poin krusial, yaitu tidak menyerahkan surat dukungan minimal. Sesuai aturan yang berlaku, setiap bakal calon wajib mengantongi dukungan sekurang-kurangnya 30% dari total pemegang hak suara.
Sebaliknya, berkas milik kandidat petahana, Idealisman Dachi, dinyatakan lengkap dan terverifikasi 100 persen memenuhi seluruh kriteria yang dipersyaratkan.
Selanjutnya, pihak panitia telah menyepakati untuk membawa hasil verifikasi ini ke forum tertinggi daerah. Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Nias Selatan yang lolos akan ditetapkan secara resmi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Nias Selatan.
Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Nias Selatan yang digelar esok hari di Hall Amal Cinta Kasih dipastikan akan menjadi agenda krusial dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan partai untuk periode berikutnya.(Nan)










