Komunikolog: Penanganan Pandemi Harus Dengan Komunikasi Yang Baik

- Editor

Rabu, 4 Agustus 2021 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunikolog Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing

Komunikolog Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing

Jakarta, Mediakarya.id – Komunikolog Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing berpendapat bahwa Indonesia harus belajar dari sejumlah negara dalam penanganan Covid-19.

Salah satu dari dua pilihan yaitu dengan strategi komunikasi publik yang baik sembari tetap menjaga kehidupan ekonomi atau keadaan memaksa harus lockdown menjadi pilihan.

Diakatakannya, jika penanganan Covid-19 di hulu melalui tindakan komunikasi publik untuk menumbuhkan kesadaran, membetuk sikap dan merubah perilaku masyarakat taat prokes belum dilakukan atau sudah dilakukan tetapi belum berhasil, maka ke depan bisa kemungkinan terjadi bahwa suatu negara tersebut sedang menuju jebakan pandemi.

Baca Juga:  Pasca Banjir Bandang Sumatera, BBM Jenis Bio Solar Langka

Sehingga kata Emrus, mau tak mau karena keadaan memaksa pilihan satu-satunya  dengan kebijakan melakukan lockdown, sekalipun boleh jadi menjelang (sudah) terlambat.

“Situasi seperti itu, saya sebut sebagai kebijakan lockdown menjelang terlambat dengan segala konsekuensinya. Tetapi kata orang bijak tetap lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Oleh karena itu pula logikanya, jauh lebih baik jika suatu kebijakan dieksekusi pada situasi dan timing yang tepat, tidak menjelang terlambat apalagi terlambat,” kata Emrus dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Rabu (4/7/2021).

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
Aktivis Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Gagasan Menteri PKP Konyol
Hampir Satu Dekade Tak Kunjung Diterapkan, Kebijakan Cukai MBDK Resmi Digugat ke PTUN
Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi
Muktamar ke 35 NU: Gus Kikin Terpilih Ketua Umum PBNU 2026-2031
Lusia Carmenita Rosalia Lamba Sabet Mahkota Putri Pariwisata Indonesia 2026
Ormas NU Magnet Elit Politik dan Penguasa
Aksi 27 Agustus Diduga Skenario Pengalihan Isu Politik

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Aktivis Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Gagasan Menteri PKP Konyol

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Hampir Satu Dekade Tak Kunjung Diterapkan, Kebijakan Cukai MBDK Resmi Digugat ke PTUN

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Muktamar ke 35 NU: Gus Kikin Terpilih Ketua Umum PBNU 2026-2031

Berita Terbaru

Gojek memberangkatkan 70 Mitra Driver Legend untuk umrah ke Tanah Suci. Menhub Dudy Purwagandhi mengapresiasi Program Apresiasi Mitra Gojek. (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah

Senin, 31 Agu 2026 - 14:37 WIB