Jakarta, Media Karya – Masyarakat disabilitas Jakarta kumpul bersama dalam acara sosialisasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta secara antusias, acara yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta dihadiri juga oleh Polda Metro Jaya, Dukcapil, Dinas Sosial provinsi Jakarta serta perkumpulan dari masyarakat disabilitas yang ada di wilayah Jakarta seperti GERKATIN (Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia), PEPDI (Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia), Perhimpunan Jiwa Sehat, HWDI, PERTUNI, Persatuan Sepakbola Amputasi Indonesia (PSAI) dan Perkumpulan Penyandang Fisik Indonesia.
Acara yang berlangsung di Plaza Bendera, International Veladrome Jakarta ini diawali dengan Tarian Kreasi dari siswa dan siswi SLB Harapan Ibu Kemayoran Jakarta Pusat dan dibuka oleh Ketua KPU Jakarta Wahyu Dinata pada Sabtu (23/11/2024).
Dalam sambutannya Ketua KPU Jakarta menyampaikan momentum bagi pasangan calon untuk mengakhiri kegiatan kampanye pada hari ini Sabtu (23/11/2024) dan memastikan informasi bagi komponen masyarakat dalam hal kepemiluan secara utuh, untuk itu KPU Jakarta mengadakan sosialisasi “Pilkada Untuk Semua”.
“Azas pemilu salah satunya accessibilitas yaitu hak penuh bagi masyarakat untuk dapat melaksanakan hak suaranya pada tempat pemungutan suara dan KPU Jakarta juga telah menyiapkan alat bantu untuk para tuna netra,” ungkap Wahyu Dinata.
Pada kesempatan ini juga dikakukan pemberian apresiasi ke 10 perwakilan organisasi disabilitas yang hadir pada acara sosialisasi “Pilkada Untuk Semua” yang diberikan langsung oleh ketua KPU Jakarta Wahyu Dinata.
Sementara itu dari Dinas Sosial Daerah Khusus Jakarta mengapresiasi dan berterimakasih atas kegiatan ini mengingat hanya ada satu SKPD yang memiliki bidang untuk membawahi penyandang disabilitas dan kami telah lama menjalin kerjasama dan berkolaborasi dengan tujuh perkumpulan penyandang disabilitas diantaranya Perhimpunan Wanita Penyandang disabilitas, Persatuan Jiwa Sehat dan lainnya.
Kami juga memiliki delapan panti penyandang disabilitas fisik, mental, sensorik dan intelektual yang siap akan mengikuti pilkada berjumlah tiga ribu orang penyandang disabilitas, ujar Maria Margaretta.
Rasa apresiasi dan trimakasih juga disampaikan ketua penyandang disabilitas yang ada di Jakarta kepada KPU Jakarta yang telah memberikan penghormatan dan mensejajarkan penyandang disabilitas untuk duduk bersama dalam kegiatan pilkada dalqm memberikan hak yang sama oada pemilihan gubernur dqn wakil gubernur, jelas Didi.
Astri Megatari selaku anggota KPU Jakarta menyampaikan bahwa di Jakarta ada 57.000 penyandang disabilitas yakni disabilitas fisik, mental, intelektual dan sensorik yang terdata memiliki hak suara pada pilkada nanti.
“Jakarta memiliki 14.835 TPS yang ada dengan maksimal pemilih 600. Satu suara sangat berarti, gunakan hak suara anda untuk datang ke TPS karena suara bapak ibu sangat menentukan untuk masa depan Jakarta lima tahun kedepan, ujarnya didepan penyandang disabilitas,” katanya.
Sosialisasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur” Pilkada Untuk Semua” dimeriahkan penampilan Ballet oleh Ashley Astera dari panti Santi Rama, dan group musik dari institue musik jalanan yang anggotanya penyandang disabilitas tunanetra. (sin)






