KPU Kaimana: H-5 Logistik Pemilu Digeser ke Daerah 3 T

- Editor

Minggu, 28 Januari 2024 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, Mediakarya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat merencanakan melakukan pergeseran logistik pemilu ke daerah 3 T (Terdepan, Tertinggal dan Terjauh) pada H-5 sebelum pemungutan suara 14 Februari 2024.

Ketua KPU Kaimana Chandra Kirana yang dihubungi dari Manokwari, Minggu, mengatakan terdapat beberapa kampung di Distrik Arguni Atas dan Distrik Yamor yang kondisi medannya berat, berada di wilayah pegunungan dan jauh dari Kaimana.

“Untuk Distrik Arguni Atas, Kampung Pigo dan Erigara itu semuanya di atas gunung, lalu kondisi jalan ke sana terputus. Sedangkan untuk Distrik Yamor, medannya berat semua. Ada satu kampung yang benar-benar terisolir yaitu Kampung Wosokuno,” ujar Chandra.

KPU Kaimana kini tengah berkoordinasi dengan pihak ketiga penyedia transportasi guna memastikan logistik pemilu berupa surat suara dan lainnya sudah tiba di tempat pemungutan suara (tps) pada kampung-kampung terisolasi dan terjauh itu pada H-5 sebelum pemungutan suara.

“Sekarang tergantung pihak penyedia transportasi, apakah mereka menggunakan helikopter atau menggunakan jalur laut untuk membawa logistik ke sana. Yang jelas, H-5 sudah harus keluar dari gudang logistik,” kata Chandra.

Menurut dia, pendistribusian logistik pemilu ke sejumlah kampung di Distrik Arguni Atas dan Distrik Yamor kini jauh lebih mudah dibanding pada 2019.

Sebab saat ini sudah ada akses jalan tembus dari Kampung Erigara menunu ibu kota Distrik Yamor.

“Sebetulnya akses paling mudah itu dari Nabire karena sudah ada jalan beraspal. Kalau dari Kaimana, kita harus menyeberang laut menggunakan kapal kayu, lalu naik mobil lagi menuju ibu kota Distrik Yamor,” jelasnya.

Chandra menyebut terdapat enam distrik (kecamatan) di Kaimana yang harus dijangkau dengan transportasi laut menggunakan kapal kayu yakni Distrik Buruway, Distrik Arguni Atas, Distrik Arguni Bawah, Distrik Kambrauw, Distrik Teluk Etna dan Distrik Yamor di bagian bawah.

Baca Juga:  KPU Papua Butuh Rp 201 Miliar untuk Biayai Pemilu 2024

Pergeseran logistik pemilu ke tps-tps di enam distrik yang hanya bisa dijangkau dengan transportasi laut itu dilakukan pada H-3 sebelum pemungutan suara. Sedangkan pergeseran logistik ke tps-tps di Distrik Kaimana akan dilakukan pada H-1.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar logistik pemilu sudah sampai di semua tps sebelum hari pemungutan suara sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari nanti,” ujar Chandra.

Dia mengajak warga Kaimana untuk bersama-sama menyukseskan agenda pesta demokrasi Pemilu 2024 dengan menggunakan hak pilih secara aktif.

“Jangan buang hak pilih kita. Ini kesempatan baik untuk memilih wakil rakyat yang akan duduk di kursi DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten serta memilih pemimpin bangsa,” ajak Chandra.

Kendala yang dihadapi KPU Kaimana selama proses dan tahapan Pemilu 2024 lebih pada kendala kondisi geografis sebagian wilayah yang masih sulit terjangkau dan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) penyelenggara di tingkat bawah.

“Kemarin saat perekrutan anggota kpps, kami terlambat membuka pendaftaran karena masyarakat apatis. Mungkin mereka punya trauma dengan Pemilu 2019 dimana kpps kerjanya berat, honornya kecil. Sekarang honor kpps sudah naik dua kali lipat dari sebelumnya, mereka juga terlindungi melalui program BPJS Kesehatan. Semoga ini bisa memotivasi rekan-rekan kpps untuk bekerja maksimal,” harap Chandra, dilansir dari antara.

Guna menyukseskan agenda Pemilu 2024, KPU Kaimana telah melantik sebanyak 1.519 anggota kpps yang akan bertugas pada 217 tps di wilayah itu. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dituding Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen, SPBU Amandraya – Manajer SPBU di Amandraya Malah Merespons Defensif
GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik
Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis
Pengurus PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Teluk Dalam
NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Dituding Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen, SPBU Amandraya – Manajer SPBU di Amandraya Malah Merespons Defensif

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik

Berita Terbaru