JAKARTA, Mediakarya – JNE kembali berbangga dengan keberadaan para ksatrianya yang berprestasi, salah satunya Sirilus Siko atau yang akrab disapa Rilus. Ia turut mengantarkan Tim Nasional Amputasi Indonesia meraih posisi runner-up dalam Amputee Football Asian Championship 2025 di Bangladesh.
Pria kelahiran Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini telah menjadi bagian dari JNE melalui program Expressbility sejak 2023, sebuah inisiatif yang mendukung penyandang disabilitas untuk berkembang dalam dunia kerja.
“Kami sangat bangga dengan prestasi Rilus yang ikut membawa Timnas Amputasi Indonesia menjadi runner-up di Bangladesh,” ujar Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto dalam acara penyambutan Sirilus Siko di Restoran Hai Seafood, Jl Tomang Raya, Jakarta Barat (27/2).
Di balik tugasnya sebagai Ksatria JNE, Rilus adalah atlet berbakat dalam dunia sepak bola amputasi. Bergabung dengan Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Surabaya, ia menunjukkan dedikasi luar biasa hingga terpilih menjadi bagian dari Tim Nasional Amputasi Indonesia.
Sebelumnya, Rilus juga pernah meraih penghargaan Best Player dalam Turnamen Piala Bupati Jember 2023 dan membantu Timnas U-23 meraih juara pertama dalam Artalive Challenge Cup Amputee Football (ACCAF) 2023 di Malaysia.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya, JNE memberikan penghargaan berupa satu unit sepeda motor dan uang tunai senilai Rp20 juta. Tak hanya itu, JNE juga mengumumkan pengangkatan Rilus sebagai karyawan tetap. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Presiden Direktur JNE.
“Dukungan kami terhadap Sirilus Siko sejalan dengan semangat Connecting Happiness yang menjadi nilai utama perusahaan. Kami ingin memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk berkarya dan mengembangkan potensi mereka. Semangat Rilus dalam menyeimbangkan pekerjaan dan latihan hingga meraih prestasi patut menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujar Feriadi.
Dalam kesempatan tersebut, Rilus menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.
“Saya sangat berterima kasih kepada jajaran manajemen JNE atas apresiasi ini, terutama atas kesempatan menjadi karyawan tetap. Saya berharap prestasi ini dapat menginspirasi banyak orang untuk terus berjuang meraih mimpi, tanpa terbatas oleh kondisi,” katanya.
Acara penyambutan Rilus berlangsung dalam momen silaturahmi bersama karyawan JNE yang juga dihadiri oleh para Ksatria JNE berprestasi lainnya, seperti Haggies Mugara, Ksatria JNE Bogor yang meraih medali emas dan perak di PON XXI Aceh-Sumut 2024, serta Sopiar “Ramon”, pegiat relawan kaki palsu yang juga merupakan Ksatria JNE Medan.
Turut hadir pula pelatih Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Bayu Guntoro, pemain futsal Cosmo JNE, Dewa Rizki dan Israr Megantara, serta Kang Maman.
Keberhasilan Rilus, Pak Ramon, dan semangat dari Haggies Mugara membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mencapai prestasi. JNE akan terus mendukung dan mengapresiasi talenta luar biasa dalam perusahaan yang menginspirasi banyak orang dengan semangat juang mereka. (hab)
