Gubernur Pramono Optimis Bank Jakarta IPO Tahun Depan

- Editor

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKi jakarta menjelaskan bahwa Bank Jakarta akan melakukan IPO di tahun depan. (Foto: dok. Bank Jakarta)

Gubernur DKi jakarta menjelaskan bahwa Bank Jakarta akan melakukan IPO di tahun depan. (Foto: dok. Bank Jakarta)

JAKARTA, Mediakarya– Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku optimis bahwa Bank Jakarta dapat melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada tahun depan. Keyakinan tersebut didasarkan pada penguatan budaya kerja, profesionalisme, serta kesiapan fundamental perusahaan.

Seperti yang telah disampaikannya pada rapat kerja Bank Jakarta di Hotel Pullman, Podomoro City, Jakarta Barat, Kamis (22/1), Pramono menegaskan, pembangunan corporate culture menjadi fondasi utama bagi Bank Jakarta dalam mempersiapkan diri sebagai perusahaan terbuka.

Menurutnya, pembangunan corporate culture menjadi fondasi utama bagi Bank Jakarta dalam mempersiapkan diri sebagai perusahaan terbuka.

Seperti membangun budaya kerja sejak dini dan melekat pada seluruh insan Bank Jakarta. Corporate culture yang kuat akan menentukan arah, kualitas kinerja, dan daya saing bank, khususnya dalam menghadapi tuntutan transparansi sebagai perusahaan publik.

“Untuk menjadi bank IPO, corporate culture itu harus betul-betul dibentuk dan menjadi bagian inheren dari perusahaan,” ujar Pramono, dalam keterangannya, Sabtu (24/1).

Selain budaya kerja, Pramono menekankan pentingnya membangun teamwork yang efektif dengan mengedepankan pola kerja work smart. Ia menilai, sektor perbankan menuntut ketepatan, efisiensi, dan kecermatan dalam pengambilan keputusan.

“Saya menyarankan karena ini dunia perbankan, tidak perlu terlalu work hard, tetapi harus work smart,” katanya.

Ia menambahkan, teamwork yang cerdas, disiplin, dan ditopang budaya organisasi yang kuat akan mendorong perubahan cara kerja Bank Jakarta sehingga proses pengambilan keputusan dapat berlangsung lebih transparan.

“Kalau transparansi sudah terbentuk, ruang untuk sengketa, intrik, dan kepentingan personal akan hilang dengan sendirinya,” ujarnya.

Pramono juga meminta manajemen Bank Jakarta mengedepankan profesionalisme melalui peningkatan efisiensi dan pemangkasan birokrasi. Menurut dia, birokrasi yang berlebihan tidak boleh tumbuh dalam entitas bisnis karena berpotensi menurunkan daya saing dan kepercayaan publik.

“Kalau orang datang ke Bank Jakarta lalu melihat birokrasinya panjang, perusahaan tidak akan dianggap menjanjikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Sponsorship, Bank Jakarta Siapkan Pengalaman Baru untuk The Jakmania

Lebih lanjut, Pramono menekankan bahwa kepercayaan atau trust merupakan kunci utama dalam dunia usaha. Ia berharap Bank Jakarta mampu memperluas basis nasabah dan tidak hanya bergantung pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kalau trust sudah terbangun, nasabah utamanya bukan lagi hanya Pemprov DKI, tetapi publik,” tuturnya.

Ia berharap nilai teamwork, transparansi, debirokratisasi, dan kemampuan problem solving menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kerja Bank Jakarta. Dengan konsistensi tersebut, Pramono optimistis Bank Jakarta dapat melantai di bursa pada tahun depan.

“Saya yakin mudah-mudahan tahun depan Bank Jakarta sudah IPO, menjadi milik publik, dipercaya publik, dan teamwork-nya semakin solid serta berorientasi memberi kontribusi bagi Jakarta,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo menyatakan kesiapan manajemen untuk menindaklanjuti arahan Gubernur Jakarta dalam memperkuat corporate culture sekaligus mematangkan persiapan IPO.

Agus mengungkapkan, Bank Jakarta telah menyiapkan tiga inisiatif strategis yang akan dijalankan sepanjang 2026 untuk memperkuat fundamental perusahaan dan meningkatkan kepercayaan investor.

“Sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental Bank Jakarta dan meningkatkan kepercayaan calon investor, kami menyiapkan tiga inisiatif besar strategis sepanjang 2026,” ujar Agus.

Inisiatif pertama adalah pembangunan infrastruktur teknologi informasi yang lebih andal melalui pengembangan dua data center modern, perbaikan sistem inti perbankan, serta penguatan keamanan siber yang ditargetkan rampung pada September 2026.

Inisiatif kedua mencakup pengembangan aplikasi mobile banking generasi baru yang dirancang lebih aman, cepat, dan efisien sesuai kebutuhan masyarakat Jakarta. Aplikasi tersebut ditargetkan meluncur pada Juni 2026 setelah memenuhi seluruh ketentuan regulator.

Adapun inisiatif ketiga difokuskan pada penguatan portofolio produk melalui persiapan peluncuran Kartu Kredit Bank Jakarta yang diharapkan menjadi sumber pendapatan baru sekaligus melengkapi ekosistem transaksi nasabah. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ekonom Senior INDEF Ungkap Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi
Prajurit Kodam Jaya Bersihkan Kawasan Monas Usai Amankan Perayaan HUT RI ke-81
GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang
Pergeseran di Pucuk Pimpinan BI Diharap Jaga Stabilitas Moneter ke Depan
Kenapa Harga Beras Naik dan Jadi Penyumbang Inflasi 7 Bulan Beruntun
BKI Perkuat Keselamatan Pelayaran Wisata melalui Kerja Sama Strategis di IYF 2026
Persona Kawah Candradimuka Gunung Lawu Dan Trend Ekplore Alam Para Gen Z
Wakil Ketua DPD RI Dorong BGN Segera Operasikan Dapur SPPG di Pulau 3T

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Ekonom Senior INDEF Ungkap Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:10 WIB

GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:11 WIB

Pergeseran di Pucuk Pimpinan BI Diharap Jaga Stabilitas Moneter ke Depan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Kenapa Harga Beras Naik dan Jadi Penyumbang Inflasi 7 Bulan Beruntun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:40 WIB

BKI Perkuat Keselamatan Pelayaran Wisata melalui Kerja Sama Strategis di IYF 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Ekonom Senior INDEF Ungkap Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 - 11:52 WIB