Ormas Kepemudaan Ini Minta Politisi Tidak Gunakan Fasos Fasum Untuk Kepentingan Politik

- Editor

Senin, 16 Oktober 2023 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 0263 Jatiwaringin Pondokgede, Mat Yasin.

Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 0263 Jatiwaringin Pondokgede, Mat Yasin.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan tokoh pemuda se-Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi mengaku siap mengamankan aset dan fasos fasum milik Pemkot agar dikelola dengan baik dan tidak dijadikan dagangan politik para politisi, jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Pernyataan itu dikemukakan Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 0263 Jatiwaringin Pondokgede, Mat Yasin, menyikapi sejumlah tanah fasos fasum yang diduga dikelola swasta namun hanya menguntungkan oknum politisi dan pejabat Pemkot Bekasi.

“Kami mengendus adanya praktik kotor yang dilakukan oknum politisi guna kepentingan politik di tahun 2024. Bahkan kami menduga sejumlah fasos fasum yang saat ini dikelola oleh pihak swasta hasilnya masuk kantong perorangan. Meski ada yang masuk ke kas daerah mungkin hanya sekedarnya saja,” tegas Yasin ini kepada wartawan di Kota Bekasi, Senin (16/10/2023).

Yasin juga mengaku bahwa saat ini pihanya dengan sejumlah Ormas di Pondok Gede tengah mempertahankan Gedung Serbaguna GOR Jatiwaringin yang pernah diwacanakan akan diswastanisasi oleh mantan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

“Kami beberapa Ormas kepemudaan dan tokoh masyarakat Kecamatan Pondok Gede akan mempertahankan GOR Jatiwaringin sebagai aset Pemkot. Sebelum terjadinya pemekaran antara Kota dan Kabupaten Bekasi, GOR ini dikelola oleh pemuda. Bahkan saat itu tidak terawat. Kami bersama ormas kepemudaan lainnya akhirnya gotong toyong merawatnya. Begitu sudah rapih mau diambilalih, tentu kami melawan, sebab selama ini kami sudah membayar pajak,” tandasnya.

Baca Juga:  Begini Kata M2 Soal Pengelolaan Balai Rakyat Jatiwaringin

Yasin juga sempat mempertanyakan maksud Tri Adhianto ketika masih menjabat sebagai Plt.Wali Kota Bekasi, yang tidak mau menemui sejumlah tokoh pemuda Pondok Gede saat hendak berdialog membahas soal GOR Jatiwaringin.

“Kami sudah tiga kali berusaha dialog tapi tidak pernah diberikan ruang. Ini sama saja Tri Adhianto ngajak ribut dengan pemuda Pondok Gede. Maksud kami menghadap Tri Adhianto padahal baik-baik. Dimana maksud kedatangan kami ke Pemkot adalah mempertanyakan kenapa izin pengelolaan itu tidak diperpanjang. Malah justru setiap kami ke Pemkot ditinggal pergi oleh Tri Adhianto. Lantas apa perlu orang model begitu perlu didukung pada Pilkada mendatang,” tanya Yasin.

Pihaknya pun menduga bukan hanya GOR Pondok Gede yang akan dijadikan dagangan politik mantan Wali Kota Bekasi guna mendapat keuntungan politik mendatang.

“Kami bersama tokoh Pemuda se-Kota Bekasi akan mengawasi sejumlah aset daerah yang disalahgunakan oleh oknum politisi dan pejabat Pemkot Bekasi. Karena aset itu milik publik bukan dikuasai oleh pejabat maupun politisi,” pungkas Yasin. (Mam)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah
Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik
Etos Indonesia Desak DPP Golkar Cabut Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq: Istri Koruptor Hattrick Ancam Elektoral Partai
Selamat dan Sukses, Kepada Sahabat yang Kini Memegang Tali Pimpinan Bhayangkara
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik

Berita Terbaru