PT KAI Lanjutkan Pendampingan Korban Terdampak Insiden Stasiun Bekasi Timur

- Editor

Senin, 4 Mei 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun Kereta Bekasi Timur.

Stasiun Kereta Bekasi Timur.

KOTA BEKASI, Mediakarya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melanjutkan pendampingan kepada seluruh pelanggan dan keluarga terdampak kejadian di Stasiun Bekasi Timur hingga setiap tahapan penanganan selesai.

Sebanyak 84 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 pelanggan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. KAI memastikan pemantauan kondisi pelanggan dilakukan secara berkala agar seluruh kebutuhan penanganan dapat terpenuhi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pendampingan diberikan secara menyeluruh, baik bagi pelanggan yang masih dirawat maupun yang telah kembali ke rumah.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

KAI juga menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang menjalani pengobatan secara mandiri. Dokumen yang diperlukan meliputi bukti perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening. Setelah dokumen dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dengan estimasi penyelesaian paling lambat 21 hari kerja.

Sebagai bagian dari proses pemulihan, layanan trauma healing masih tersedia bagi pelanggan dan keluarga yang membutuhkan. Pengajuan dapat dilakukan melalui Posko Informasi di Bekasi Timur maupun call center 0812-9660-5747. Pendampingan dapat dimulai melalui telemedicine dan dilanjutkan secara langsung sesuai kebutuhan.

Baca Juga:  DKI Jakarta Paling Banyak Sumbang Tambahan Kasus COVID-19

KAI juga terus menangani barang bawaan pelanggan yang tertinggal saat kejadian. Hingga 4 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 115 barang ditemukan. Dari jumlah tersebut, 61 barang telah dikembalikan kepada pemilik, sementara 54 barang masih menunggu pengambilan.

Seluruh barang telah diamankan dan didata melalui layanan Lost and Found di Stasiun Bekasi Timur. KAI mengimbau pelanggan, keluarga, maupun kerabat yang merasa kehilangan barang agar segera mendatangi posko untuk proses verifikasi dan pengambilan.

“KAI menjamin setiap barang diproses melalui verifikasi yang cermat agar dapat kembali kepada pemilik yang berhak. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” tambah Anne.

Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026 sebagai pusat layanan pendampingan, mencakup informasi, koordinasi administrasi, layanan lanjutan, hingga dukungan psikologis.

“KAI akan terus memastikan seluruh proses pendampingan berjalan dengan baik agar pelanggan dan keluarga dapat melalui masa pemulihan dengan lebih tenang dan terarah,” tutup Anne.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Negara Darurat Cognitif Reselience
IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik
Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi
Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK
MK Nyatakan Wapres Gibran Tidak Miliki Ijazah Setara SMA Luar Negeri
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:01 WIB

IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi

Berita Terbaru