Jakarta, Mediakarya – Meski sejumlah petinggi partai politik memasang baliho di sejumlah titik strategis dalam rangka manaikan elektabilitasnya menjelang pemilihan presiden 2024 mendatang, seperti Puan Maharani, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, namun berdasarkan hasil rilis dari lembaga survei Charta Politika ketiga nama tersebut tidak masuk 10 besar.
Bahkan, nama gubernur Jawa Tengah yang juga teman satu partai Puan Maharani, Ganjar Pranowo di posisi puncak dalam survei Charta Politika, dengan elektabilitas 20,6 persen.
“Ganjar Pranowo berada di tingkat pertama, Anies Baswedan menyusul (17,8 persen), Prabowo Subianto di posisi ketiga dengan elektabilitas 17,5 persen,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, dalam rilis yang disiarkan secara dering baru-baru ini.
Di bawah Prabowo ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (7,7 persen) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (7,2 persen). Berikutnya, ada Agus Harimurti Yudhoyono (4,2 persen).
Yunarto mengungkapkan bahwa nama Puan dengan elektabilitas sebesar 1,4 persen disusul Airlangga sebesar 1,0 persen.
“Ternyata, ketika diuji di 10 nama [keduanya] berada di peringkat bawah [dengan] Puan 1,4 persen dan Airlangga 1 persen,” Yunarto menjelaskan.
Elektabilitas Puan dan Airlangga bahkan kalah dari nama-nama yang tidak memasang baliho di banyak daerah. Tepat di atas Puan ada nama Menteri BUMN Erick Thohir dengan 1,8 persen dan Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan 3,6 persen.
Yunarto menyatakan pilihan menggunakan baliho dengan dana sangat besar akan menjadi efek bumerang dalam situasi krisis seperti sekarang ini. “Karena ketika bicara kondisi sulit, tapi ada elite yang bisa menggunakan uang miliaran untuk kebutuhan dirinya narsis, itu akan direspons berat,” ujar Yunarto.
Charta Politika melakukan survei pada 12 hingga 20 Juli 2021, dengan jumlah responden sebanyak 1.200. Wawancara dilakukan secara tatap muka, dengan metode multistage random sampling.
Unit sampling primer survei ini adalah desa/kelurahan dengan jumlah masing-masing 10 orang dari 120 desa/kelurahan yang tersebar di Indonesia. Adapun margin of error sebesar kurang lebih 2,83 persen.
Simulasi Kandidat Capres 2024 dengan Banyak Nama:
- Ganjar Pranowo: 16,2 persen
- Prabowo Subianto: 14,8 persen
- Anies Baswedan: 14,6 persen
- Ridwan Kamil: 5,4 persen
- Sandiaga Uno: 4,6 persen
- Agus harimurti Yudhoyono: 3,9 persen
- Basuki Tjahaja Purnama: 3,3 persen
- Tri Rismaharini: 3,1 persen
- Susi Pudjiastuti: 2,9 persen
- Khofifah Indar Parawansa: 2,8 persen
- Ma’ruf Amin: 1,4 persen
- Mahfud MD: 1,3 persen
- Muhaimin Iskandar: 1,3 persen
- Ustaz Abdul Somad: 1,2 persen
- Sri Mulyani Indrawati: 1,1 persen
- Erick Thohir: 1,0 persen
- Puan Maharani: 0,7 persen
- Gatot Nurmantyo: 0,7 persen
- Airlangga Hartanto: 0,7 persen. **

