KOTA BEKASI, Mediakarya – Gerai Vaksin Merdeka 2 Aglomerasi resmi ditutup oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran, melalui zoom meeting, pada Jumat (1/10/2021).
Menanggapi raihan target vaksinasi warga Kota Bekasi melalui Gerai Vaksi Merdeka Aglomerasi tersebut, Kapolres Metri Bekasi Kota, Kombes Pol Aloysius Suprijadi mengatakan, di Kota Bekasi sendiri Garai Vaksin terdapat 112 buah.
“Ada 112 buah gerainya,” jelas Kapolres singkat.
Diakuinya, untuk target vaksin di Gerai Vaksin Merdeka Aglomerasi sendiri sebesar 70 persen, baru tercapai 65,5 persen atau masih terdapat 4,5 persen lagi target yang belum terpenuhi.
Untuk itu, Polres Metro Bekasi Kota akan segera berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi serta TNI dalam hal ini Kodim 057/Bekasi untuk mencapai sisa raihan target tersebut, sehingga dalam waktu dekat ini bisa direalisasikan targetnya.
“Dari target vaksin sebesar 70 persen, baru 65,5 persen yang terealisasi dan untuk mengejar siswanya, kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi dan TNI, mudah-mudahan dalam minggu ini bisa diselesaikan dan kami juga akan melakukan evaluasi terhadap gerai vaksin tersebut,” tegasnya.
Sambung Kapolres, untuk pemberian dosis vaksin tahap kedua, pihaknya berharap mampu mencapai target 100 persen, sehingga warga Kota Bekasi bisa beraktivitas dengan normal.
Saat ini, animo masyarakat sudah mulai semakin turun untuk mengikuti vaksinnya di lapangan, di gerai-gerai sebelumnya masyarakat antri untuk mengikuti vaksin tersebut, tetapi sekarang vaksinnya banyak, masyarakatnya yang kurang antusias.
“Kalau sekarang vaksinnya banyak, masyarakatnya yang jarang di vaksin, kalau dulu mereka antri untuk di vaksin. Namun yang pasti, kami tetap mengimbau agar warga di vaksin untuk membentuk herd immunity,” imbaunya.
Ia juga mengatakan, berdasarkan infornasi ahli bahwa akan gelombang ketiga Covid-19, untuk itu pihaknya mengimbau agar warga Kota Bekasi bisa melaksanakan vaksin.
“Informasi ahli mengatakan akan ada gelombang ketiga Covid-19 dan kami mengimbau agar warga Kota Bekasi untuk di vaksin bagi mereka yang belum di vaksin,” kata Kapolres. (apl)
