Wacana Reshuffle Kabinet, Dosen Institut Bisnis Muhammadiyah: Lebih Baik Dari Kalangan Profesional

- Editor

Kamis, 30 September 2021 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Isu reshuffle kabinet yang akan dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo, mendapat respon dari kalangan akademisi hingga warga.

Hamludim, dosen Institut Bisnis Muhammadiyah Kalimalang Bekasi, mengatakan pada dasarnya resuhffle kabinet merupakan hak Presiden dalam menjalankan roda pemerintahan.

Namun, reshuffle ini dipandang perlu jika kedepannya mampu membawa perubahan nyata di Indonesia.

“Reshuffle itu kan haknya prerogatif Presiden, tapi yang perlu diperhatikan reshuffle ini harus membawa perubahan bagi Indonesia dan rakyat bisa merasakan perubahannya ke arah yang lebih baik,” terang Hamludin, Kamis (30/9/2021).

Saat disinggung posisi menteri apakah berasal dari kalangan partai politik atau profesional, ia pun menjelaskan, sebaiknya Presiden bisa mengangkat menteri yang berasal dari kalangan profesional.

Baca Juga:  Bersama Polres Metro Bekasi Kota, Gojek Gelar Vaksin Kepada Mitranya

“Kalau dilihat, alangkah baiknya dari kalangan profesional bukan parpol apa kebagian apa dan kembali lagi, reshuffle itu kan hak prerogatif Presiden, kalau memang perlu dilakukan, ya lakukan,” katanya menegaskan.

Sementara itu, Suhardi, salah seorang warga berpendapat agar rencana reshuffle kabinet yang dilakukan oleh Presiden, benar-benar mementingkan kepentingan rakyat, bekerja untuk rakyat bukan golongan.

“Silakan lakukan reshuffle, yang pasti kerja mereka harus membawa dampak bagi rakyat dan jangan mementingkan golongan,” tukasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades
Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang
DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru

Endang Oktaviyanti (Makeup Artist Profesional dan Wartawan Senior)

Entertainment

Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:38 WIB