Sejumlah Bank Mulai Terapkan Hybrid Bank, Simak Penjelasannya

- Editor

Jumat, 21 Januari 2022 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KOTA BEKASI, Mediakarya – Sejumlah bank mulai menerapkan Hybrid Bank, terkait hal tersebut Pengamat Perbankan Dr. Husnul Khatimah memberikan tanggapannya.

Kepada Mediakarya.id, Dr. Husnul Khatimah mengatakan, strategi Hybrid Bank, yaitu dimana bank menerapkan prinsip ‘phygital’ atau physical and digital. Keduanya merupakan paduan keunggulan layanan fisik secara langsung dan tentunya secara digital.

“Strategi ini tentunya relevan saat menghadapi pandemi, dimana migrasi atau transformasi layanan yang semula sepenuhnya fisik harus berpindah ke digital (online) melalui aplikasi mobile banking maupun internet banking,” ujarnya, Jumat (21/1/2022).

Ia menjelaskan, kebutuhan layanan fisik tetap dibutuhkan karena untuk memberikan ruang bagi mereka yang masih membutuhkan layanan perbankan dengan bertemu langsung dengan customer service, teller-khususnya untuk transaksi setoran yang tidak dapat dilayani lewat mesin storan tunai dan layanan lain semacam pengajuan kredit yang memerlukan penanganan secara langsung face to face agar marketing dan analis kredit dapat memahami langsung karakter calon debiturnya.

Baca Juga:  Aparatur Diminta Naik Angkutan Umum, Ketua Organda Apresiasi Pemkot Bekasi

“Layanan hybrid ini diharapkan dapat memperdalam tingkat inklusi keuangan, khususnya perbankan dan semakin memudahkan mereka yang tidak sempat datang ke bank untuk tetap terlayani dengan baik secara online,” paparnya.

Namun, bagi mereka yang masih memiliki kekhawatiran dengan kebocoran data dan kebingungan bertransaksi khususnya masyarakat awam yang belum adaptif dengan teknologi digital atau dengan sistem online pun masih tetap dapat terlayani melalui layanan fisik (face to face) di kantor bank.

“Yang perlu diingat adalah bagi mereka yang awam dan yang belum adaptif dengan teknologi tersebut, masih tetap bisa dilayani melalui layanan fisik,” pungkasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Polemik Proyek Jalan Poros Brebes Menguat, Daksinapati UI: Lelang APBD Harus Transparan
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan
Stok Rumah Tangga Menipis Picu Harga Beras Naik, BBM Langka Dongkrak Biaya Perolehan
Didik J. Rachbini: Peluang Investasi Data Center Rp360 Triliun Jangan Sampai Seperti Pelanduk Terperosok Dua Kali
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
On Point Media Sukses Gelar Lokafest Surabaya, Dorong UMKM Manfaatkan Inovasi dan Teknologi
Kementerian Koordinator Hilirisasi dan Energi Resmi Dibentuk, Target PLTS 100 GWp Jadi Ujian Awal

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Polemik Proyek Jalan Poros Brebes Menguat, Daksinapati UI: Lelang APBD Harus Transparan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Stok Rumah Tangga Menipis Picu Harga Beras Naik, BBM Langka Dongkrak Biaya Perolehan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Didik J. Rachbini: Peluang Investasi Data Center Rp360 Triliun Jangan Sampai Seperti Pelanduk Terperosok Dua Kali

Berita Terbaru