Siap Masuk Kabinet, Bima Arya: PAN Punya Banyak Kader Mumpuni

- Editor

Jumat, 11 Maret 2022 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Mediakarya – Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Bima Arya menegaskan, PAN sangat siap apabila dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisi kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju jilid II. Ia menuturkan PAN punya banyak kader yang siap membantu pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Ya (sangat siap), PAN banyak kader mumpuni,” kata Bima kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).

Namun demikian ia mengaku belum mendapat informasi terkait siapa yang akan diusulkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kepada Presiden Jokowi. PAN juga sepakat menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi. “Kami hormati prerogatif presiden,” ujarnya, dikutip dari republika.

Sebelumnya Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim, mengaku mendengar kabar terkait kemungkinan bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Ia menyebut PAN bakal dapat posisi satu menteri dan wakil menteri. “PAN dapet satu menteri plus satu wamen,” kata Luqman, Selasa (8/3/2022).

Baca Juga:  BKI Tingkatkan Budaya Integritas Lewat Sosialisasi SMAP di Batam

Ia mengungkapkan reshuffle bakal dilakukan dalam waktu dekat. Menurut informasi yang ia terima perombakan kabinet akan dilakukan sekitar akhir Maret.

“Kalau kabar kabar warung kopi begitu, infonya akhir Maret ini,” ujar wakil ketua Komisi II DPR tersebut.

Sementara itu Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, juga menanggapi isu gabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke kabinet pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Ia engatakan bahwa hal tersebut tergantung Presiden Joko Widodo (Jokowi).”Bagaimana kalau PAN masuk itu juga tergantung penilaian dari Presiden apakah memang dibutuhkan atau nggak, itu aja,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (9/3/2022).(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pasca Agus Gumiwang Dicopot Prabowo, GNK Sebut Posisi Bahlil Makin Dominan di Golkar
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Pasca Agus Gumiwang Dicopot Prabowo, GNK Sebut Posisi Bahlil Makin Dominan di Golkar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Berita Terbaru