Tekan Biaya Dapur hingga 56 Persen, ITPLN Perkenalkan Kompor Biomassa di Pesantren

ITPLN
ITPLN pamerkan keunggulan teknologi kompor Biomassa di Pondok Pesantren Nurul Haramain NWDI, Bogor

BOGOR, Mediakarya – Upaya transisi energi nasional mulai menemukan bentuk konkret di tingkat komunitas. Institut Teknologi PLN (ITPLN) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pascasarjana menghadirkan teknologi kompor biomassa di Pondok Pesantren Nurul Haramain NWDI, Bogor, sebagai solusi efisiensi energi, pengelolaan limbah, sekaligus pengurangan emisi karbon.

Program ini dipimpin Ketua Tim PKM Pascasarjana ITPLN, Dr. Dhami Johar Damiri, dosen Program Studi Magister Teknik Elektro ITPLN, bersama I Made Indradjaja, Dr. Eng. Marwan Rosyadi, dan Martin Choirul Fattah.

Dhami menjelaskan, kebutuhan energi dapur pesantren yang melayani ratusan hingga ribuan santri selama ini sangat bergantung pada LPG. Fluktuasi dan kenaikan harga LPG dinilai menjadi beban tersendiri bagi operasional pesantren.

“Padahal, pesantren menghasilkan sampah organik dalam jumlah besar setiap hari. Melalui kompor biomassa, limbah tersebut dapat diolah menjadi bahan bakar terbarukan yang lebih murah dan ramah lingkungan,” ujar Dhami, Kamis (15/1/2026).

Exit mobile version