TKN Klaim Gibran Pelaku Ekonomi Syariah

- Editor

Minggu, 24 Desember 2023 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Dewan Pakar Ekonomi Syariah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rezza Arief Budi Artha, mengklaim calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka adalah satu-satunya pelaku ekonomi syariah atau industri halal dari enam individu peserta Pilpres 2024.

Menurut Rezza hal itu terlihat lewat kebijakan yang dijalankan Gibran selaku Wali Kota Surakarta dengan mengembangkan Kampung Batik Kauman menjadi destinasi wisata kuliner halal.

“Jadi, Mas Gibran itu nggak cuma ide atau konsep, tapi sudah punya aksi di bidang ekonomi syariah,” kata Rezza saat diskusi ekonomi syariah bertajuk “Kasih Paham SGIE, Ga Bahaya Tah” di Fanta HQ, Jakarta, Sabtu (23/12), berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Keberpihakan terhadap ekonomi syariah juga dituangkan Gibran bersama calon presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita nomor 2.

Di dalam Asta Cita nomor 2 tertuang visi misi untuk memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

“Saya sudah pelajari di paslon lain tidak ada. Jadi di Prabowo-Gibran, kita melihat ada perhatian khusus terhadap ekonomi syariah,” kata Rezza.

Oleh karenanya, ia menegaskan, Prabowo-Gibran memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap ekonomi syariah. Terlebih soal ekonomi syariah sudah diangkat saat debat cawapres pada Jumat (22/12) lalu.

“Bahwa ekonomi syariah ada di Asta Cita di nomor 2 dan diangkat langsung oleh Mas Gibran,” ujarnya.

Rezza menekankan bahwa keberpihakan terhadap ekonomi syariah tersebut tidak lepas dari kebijakan yang selama ini sudah diperlihatkan oleh Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:  Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ferdinand Hutahaean Langsung Ditahan

“Kepemimpinan Pak Jokowi adalah pemerintahan yang sudah sangat concern juga terhadap ekonomi syariah. Kalau ini dilanjutkan ini berarti akan berlanjut keberpihakan ini jangan diubah. Jadi, kita berharap terjadi keberlanjutan apa yang sudah digarap oleh pak Jokowi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, akademisi ekonomi syariah Wahyudin Rahman juga mengapresiasi aksi Gibran yang menyinggung soal ekonomi syariah dalam debat cawapres.

“Saya benar-benar apresiasi kepada paslon 2 yang memang membahas isu ekonomi syariah itu luar biasa sekali,” kata Wahyudin.

Wahyudin melihat, ekonomi syariah berkembang sangat pesat di era pemerintahan Presiden Jokowi. Sebab, kata dia, ekonomi syariah merupakan alternatif ekonomi berkelanjutan selain konvensional.

“Tentunya juga mendukung stabilitas perekonomian, baik di dalamnya termasuk cara investasi, kaitannya dengan digital ekonomi, digital marketing dan lain sebagainya,” katanya.

Selain itu, Komandan Tim Fanta Syariah Rio Chaniado mengajak pasangan capres-cawapres lain untuk membuat tim yang fokus terhadap ekonomi syariah seperti di TKN Fanta Prabowo-Gibran. Ia menyebut, ekonomi syariah perlu menjadi perhatian.

“Jadi wajar kalau cawapres lain bilang tidak ngerti. Mungkin karena di sana tidak ada tim. Jadi, silakan buat tim kecil yang bicara soal ekonomi syariah,” kata Chaniado, dilansir dari antara.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan tiga pasang capres-cawapres peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 pada Senin 13 November 2023.

Hasil pengundian nomor urut sehari berselang menetapkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Berita Terbaru