Beranda / Headline / Tokoh NU: Frans Go Junjung Tinggi Toleransi, Cocok Jadi Gubernur NTT

Tokoh NU: Frans Go Junjung Tinggi Toleransi, Cocok Jadi Gubernur NTT

JAKARTA, Media Karya – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Fahmi Akbar Idris menilai, figur Fransiscus Go yang dia kenal merupakan pribadi yang ramah, humble serta suka membantu sesama. Fahmi menyampaikan, pengalaman dan jaringan yang dimiliki Fransiscus Go dapat menjadi modal untuk mengabdi kepada masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Fahmi yang juga Alumni PPRA Lemhannas RI angkatan 49 itu mengatakan, gaya interaksi Fransiscus Go yang terbuka dan tidak terlalu formal jadi cara yang baik untuk membangun komunikasi dengan warga. Fransiscus Go, kata Fahmi, juga memiliki sikap toleransi yang sangat tinggi, sehingga bisa diterima oleh seluruh latar belakang masyarakat.

Fahmi pun menegaskan bahwa Fransiscus Go cocok menjadi Gubernur NTT pada Pilkada 2024. “Cocok sebagai putra daerah serta punya pengalaman organisasi dan jaringan yang kuat. Pengalaman dan latar belakangnya bisa menjadi modal yang baik untuk pembangunan NTT,” ujar Fahmi Akbar Idris saat dihubungi di Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Seperti diketahui, Fransiscus Go atau akrab disapa Frans Go merupakan seorang pengusaha asal Kefamenanu yang saat ini berhasil mencuri perhatian dan dukungan dari banyak pihak, terutama masyarakat NTT untuk maju sebagai calon Gubernur.

Meski frans belum menyatakan sikap resmi akan maju sebagai Calon Gubernur NTT, namun dukungan terhadapnya tidak terbendung sehingga membuat Frans Go kini diperhitungkan sebagai salah satu kandidat yang potensial lolos Pilkada.

Putra Timor ini memiliki komitmen kuat untuk pemerataan pembangunan SDM dan infrastruktur NTT. Misalnya pendidikan, ekonomi, kesehatan, pariwisata, dan olahraga. Frans Go dikenal sebagai figur yang religius, berpengalaman, dan ikon perubahan yang diyakini akan membawa masa depan NTT menjadi sejahtera. (hab)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *