Beranda / Nasional / Politik / Tony Chandra Tantang Jupiter Pasang Kembali Spanduk di Pos RW 01

Tony Chandra Tantang Jupiter Pasang Kembali Spanduk di Pos RW 01

JAKARTA, Media Karya – Polemik pemasangan spanduk di RW 01 Kelurahan Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat beberapa waktu lalu terus bergulir.

Tony Chandra, salah satu tokoh warga Jakarta Barat mengungkapkan sejak Sabtu (11/3/2023) sekitar pukul 11:20 Wib, spanduk tersebut sudah diturunkan oleh pihak keamanan setempat.

“Kalau memang pemasangan spanduk tersebut tidak melanggar peraturan Bawaslu maupun Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta kenapa diturunkan? Berani gak Jupiter pasang kembali spanduk itu. Kok yang nurunin spanduk nya gak dilaporin?,” ujar Tony saat berbincang dengan wartawan, Minggu (12/3/2023).

Tony yang juga dewan pembina Persatuan Pedagang Petak Sembilan (P4S) ini menilai pos RW itu merupakan area publik yang harus bebas dari ajang politik praktis.

“Spanduk itu jelas tertulis Zona Jupiter. Pos RW itu kan tempat untuk kepentingan semua warga, jadi harus netral. Lain halnya kalau spanduk dipasang di rumah pribadi ketua RW itu tidak jadi masalah,” beber Tony yang juga dewan pembina Progresif.

Sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Nasdem Ahmad Lukman Jupiter menjelaskan spanduk bergambar dirinya tersebut di pasang dilantai dua atau bukan ditempat pelayanan masyarakat. Kemudian narasi dalam spanduk tersebut tidak narasi untuk kampanye dan hanya bertuliskan mengabdi kepada masyarakat.

Lalu lanjut Jupiter, pemasangan spanduk tersebut juga tidak melanggar peraturan Bawaslu maupun Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta.

Jupiter menjelaskan kritikan terkait spanduk tersebut muncul, bermula dari penolakan warga terkait pembangunan Puskesmas di wilayah Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat yang di sampaikan saat ia reses.

“Setelah itu selaku wakil rakyat kami melakukan audensi bersama unsur pemerintahan dalam hal ini dihadiri Lurah dan Camat beserta warga. Dalam audensi itu warga meminta lokasi fasos dan fasum yang saat ini sebagai sarana olahraga tidak dibangun puskesmas,” ujar Jupiter seperti dilansir Jakarta Raya, Minggu (12/3/2023).

Jupiter menjelaskan, dari luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Puskesmas lokasi Fasos Fasum tersebut masih kurang yakni hanya seluas 976 meter. Ia pun menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta membangun Puskesmas di wilayah Kelurahan Tangki yang saat ini sangat minim pelayanan kesehatan.

“Wilayah Kelurahan Tangki itu sangat padat penduduknya dibandingkan Glodok dan disana warga juga sangat membutuhkan puskesmas ditambah terdapat tanah milik Pemprov seluas 1.500 meter yang kurang dimanfaatkan. Menurut saya wilayah tersebut sangat memungkinkan untuk dibangun Puskesmas,” urainya.(dri)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *