JAKARTA, Mediakarya – Antrean warga untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga Rp14 ribu terlihat di sejumlah daerah, termasuk di Sulawesi Selatan (Sulsel). Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga menyebut stok minyak goreng baik curah maupun kemasan premium mencukupi.
Jerry menegaskan stok minyak goreng mencukupi, meski di sejumlah daerah warga mulai mengeluhkan sulit mendapatkan. Dia menegaskan stok minyak goreng tersebut cukup hingga jelang Ramadan.
“Sementara ini (stok minyak goreng) mencukupi,” ujarnya saat memantau Operasi Pasar Murah di Pasar Tramo, Kabupaten Maros, Sabtu (12/3).
Dikabarkan dari merdeka, Jerry mengaku pihaknya bersama dengan stakeholder seperti pemerintah daerah, badan urusan logistik (bulog), dan distributor menyediakan minyak goreng dengan menggelar operasi pasar murah. Dia menegaskan pemerintah berusaha agar distribusi minyak goreng berjalan dengan baik jelang Ramadan.
“Kita ingin menjaga supaya ini agar terbentuk kondisi yang baik apalagi menjelang Ramadan. Jadi untuk memastikan, yang paling penting kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” tegasnya.
Dia mengaku Kementerian Perdagangan (Kemendag) keliling ke seluruh Indonesia untuk memastikan ketersediaan minyak goreng. Dia berharap sinergi dengan stakeholder di daerah bisa berjalan baik agar permasalahan minyak goreng bisa berakhir.
“Kami dari Kementerian Perdagangan setiap hari keliling ke daerah-daerah dari Aceh sampai Papua untuk memastikan (stok minyak goreng). Kita bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memastikan barang (minyak goreng) sesuai,” tuturnya.
Jerry menambahkan pihaknya akan melakukan pengawasan distribusi minyak goreng. Hal tersebut dilakukan agar distribusi minyak goreng bisa lancar.
“Kemungkinan itu kita harus melihat sebagai bagian dari sebuah distribusi yang memang harus dilancarkan oleh semua pihak. Paling penting adalah bagaimana sinergi seluruh lapisan masyarakat terutama stakeholder termasuk Pemerintah Daerah,” ucapnya.(qq)






