Ilustrasi

JAKARTA, Mediakarya – Vaksinasi yang gencar dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta berlum secara maksimal menyasar warga yang ber KTP Jakarta. Masih ada sekitar 2,5 juta jiwa warganya belum tervaksin dan yang paling banyak ialah kelurahan Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat.

“Per 11 September warga DKI yang divaksin sebanyak 10,3 juta. Warga yang ber-KTP DKI belum vaksin itu sebanyak 2,5 juta,” kata Anies seperti dilansir Antara, Minggu (12/9).

Dilihat di situs corona.jakarta.go.id, Kamis (14/9/2021), sasaran vaksinasi di Jakarta adalah 8,9 juta. Dari total 2,5 juta warga ber-KTP Jakarta yang belum mau divaksinasi, terbanyak ada di kelurahan

Total ada 269 kelurahan di Jakarta yang terdata warganya belum divaksinasi.   Berdasarkan data yang berhasil dihimpun pertanggal 15 September 2021, ada 10  kelurahan tertinggi yang warganya masih belum divaksinasi.

  1. Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat
    Sasaran vaksin: 134.466
    Belum vaksin: 49.484
  2. Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur
    Sasaran vaksin: 99.255
    Belum vaksin: 36.877
  3. Kelurahan Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur
    Sasaran vaksin: 97.301
    Belum vaksin: 33.256
  4. Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara
    Sasaran vaksin: 88.308
    Belum vaksin: 32.948
  5. Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur
    Sasaran vaksin: 84.160
    Belum vaksin: 29.269
  6. Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat
    Sasaran vaksin: 77.923 Belum vaksin: 29.096
  7. Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat
    Sasaran vaksin: 83.647
    Belum vaksin: 28.719
  8. Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat
    Sasaran vaksin: 81.027
    Belum vaksin: 26.644
  9. Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Barat
    Sasaran vaksin: 74.240
    Belum vaksin: 26.581
  10. Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur
    Sasaran vaksin: 69.978
    Belum vaksin: 26.318

Sebelumnya, Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengingatkan soal konsekuensi bagi yang belum divaksinasi. Dia menyebut warga belum vaksin memungkinkan kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari.

“Surat vaksin sudah jalan ke mal, ke bioskop harus dengan surat vaksin. Salah satunya itu konsekuensinya,” ujar Riza, kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).

Pemprov DKI, lanjut Riza, sudah minta jajaran wali kota hingga RT-RW untuk memastikan warganya tervaksinasi. Dia mengatakan saat ini dorongan vaksinasi masih menunggu kesadaran masyarakat.

“Bahkan satgas RT untuk membantu isi form dari sertifikasi vaksin, membantu, memastikan bahwa sekali lagi warga yang belum vaksin, segera, jangan khawatir, ini tidak ada efek samping dan halal dan gratis,” kata dia.(red)

 

By Slamet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *