DPR Dorong Pemerintah Bangun Ekosistem Digital Bantu Aktivitas Ekonomi Masyararakat

- Editor

Rabu, 23 Maret 2022 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk; Kecakapan Digital: Strategi Pengembangan Konten di Media Sosial yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (22/3).

Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk; Kecakapan Digital: Strategi Pengembangan Konten di Media Sosial yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (22/3).

JAKARTA, MEDIAKARYA – DPR mendorong pemerintah untuk terus membangun infrastruktur dan ekosistem digital yang dapat mendukung aktivitas digital di masyarakat, khususnya yang dapat mengoptimalkan potensi ekonomi digital Indonesia melalui produksi konten kreatif.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid dalam keynote speakernya pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk; Kecakapan Digital: Strategi Pengembangan Konten di Media Sosial yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (22/3).

Selain Meutya Hafid, webinar via zoom yang  diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 200 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan dan Founder & CEO Kasisolusi, Deryansha.

“DPR meminta pemerintah untuk terus berupaya membangun literasi digital sebagai upaya meningkatkan kecakapan dan talenta digital di Indonesia,” ujarnya.

Dalam kaitan itu, politisi perempuan Partai Golkar itu menekankan pemerintah melalui Kementerian Pendidilan dan Kebudayaan perlu mendesain kurikulum sistem pendidikan di Indonesia yang menghasilkan lulusan yang memiliki kecakapan digital sehingga mampu melahirkan karya-karya atau konten digital yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomis.

Pasalnya, melihat dari lanskap dan trend digital di Indonesia saat ini, menurut riset daro wearesocial tahun 2022, jumlah pengguna media sosial sebanyak 191 juta atau 68 persen dari populasi penduduk.

Baca Juga:  Bank Indonesia Sebut Vaksinasi Picu Pemulihan Ekonomi

“Hal ini berarti teknologi informasi dan komunikasi dan khususnya media sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari masyarakat di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Founder & CEO Kasisolusi, Deryansha dalam paparannya banyak memberikan tips dan trik bagaimana mendapatkan subricribers hanya dalam waktu lima bulan. Termasuk juga bagaimana membuat brand atau merk dagang tertentu masuk ke dalam benak konsumen.

Di tempat yang sama, Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan menilai pandemi Covid-19 telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas di berbagai lini kehidupan. Hal inilah yang mempertegas bahwa sedang terjadi era disrupsi teknologi. Oleh karena  itu, pemerintah harus dapat menyiapkan SDM Indonesia dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini.

“Mari kita membawa perubahan positif untuk Indonesia yang lebih baik, kita ciptakan inovasi-inovasi berkualitas dengan mengembangkan talenta dan memaksimalkan potensi masyarakat Indonesia. Bersama kita bisa melalui pandemi, tetap semangat dan salam literasi digital,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras
Analis: Era Aman Rokok Ilegal Berakhir, Penyitaan Tembus 1,3 Miliar Batang
FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Analis: Era Aman Rokok Ilegal Berakhir, Penyitaan Tembus 1,3 Miliar Batang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Berita Terbaru