Netalius Pigai: Ada yang Lakukan Framing Jahat Terhadap Anies

- Editor

Selasa, 21 Juni 2022 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai.

Pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai.

JAKARTA, Mediakarya – Pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) Netalius Pigai menilai ada upaya penjegalan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Pigai juga menilai ada kelompok yang berupaya memframing kinerja Anies terkait adanya kenaikan persentase angka kemiskinan di DKI Jakarta.

Hal tersebut dikatakan Pigai menanggapi berita sebuah media nasinal edisi Senin 20 Juni 2020, dipaparkan data BPS DKI Jakarta yang memperlihatkan persentase penduduk miskin pada September 2020 sebesar 4,69 persen. 

Angka tersebut tertulis naik dari 3,42 persen pada September 2019. Lebih lanjut, angka persentase kemiskinan tersebut mendekati angka kemiskinan pada 2007 (15 tahun lalu) yaitu sebesar 4,61 persen. 

Padahal kata Pigai, data Badan Pusat Statistik Tahun 2022 yang memperlihatkan adanya penurunan persentase angka kemiskinan di DKI Jakarta. 

Baca Juga:  Pasca Walkot Bekasi di OTT, Pelayanan di Dinas Tetap Berjalan Normal

Berdasarkan data BPS 2022, yang dikutip Natalius, DKI Jakarta berhasil menekan angka kemiskinan sebesar 0,02 persen, yaitu dari 4,69 persen pada 2020 menjadi 4,67 pada 2021. 

Melalui cuitan pada akun Twitternya @NataliusPigai2, Pigai pun menyentil berita media massa nasional yang mengangkat berita mengenai ‘Kemiskinan di Jakarta Kembali ke 15 Tahun.

“Ada yang lakukan Framing jahat terhadap Anies dengan Pake Data Usang/Lama. Padahal Data BPS 2022 ada sejak Maret. Ada apa Diskreditkan Anies? Data BPS 2022, Hal. 273. Kemiskinan DKI 2020 adalah 4,69 dan 2021 turun menjadi 4,67 jadi Anies justru menurunkan sebesar 0,02%,” tulis Pigai. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun
Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN
‎FAKTA Indonesia Siapkan Gugatan Hukum Agar Cukai MBDK Segera Diterapkan
Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum
Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi
JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali ke Rakyat dan Jaga Independensi
Benyamin Davnie Raih Pemred Award 2026, FPRMI Apresiasi Komitmen Komunikasi Publik Tangsel

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:11 WIB

Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

‎FAKTA Indonesia Siapkan Gugatan Hukum Agar Cukai MBDK Segera Diterapkan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:42 WIB

Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:59 WIB

Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi

Berita Terbaru