Transformasi Digital Dorong Daya Tahan UMKM Lebih Kuat

- Penulis

Selasa, 23 Agustus 2022 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Digitalisasi UMKM Untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia, yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (23/8).

webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Digitalisasi UMKM Untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia, yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (23/8).

JAKARTA, Mediakarya – Transformasi digital akan mendorong daya tahan UMKM menjadi lebih kuat di tengah gelombang demi gelombang disrupsi digital dan pandemi yang menuju titik usai sehingga sangat penting untuk mempersiapkan transformasi digital bagi pelaku UMKM di Indonesia.

Demikian mengemuka dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Digitalisasi UMKM Untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia, yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (23/8).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR, Meutya Hafid sebagai keynote speaker, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan dan Co-Founder Getstackposts, Rhizwanda Imawan sebagai narasumber.

Dalam keynote speakernya, Meutya Hafid mengatakan kemampuan teknologi digital dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan usaha yang selama ini banyak dikelola secara tradisional dan konvensional.

Politisi perempuan Partai Golkar itu mengungkapkan bahwa yang perlu dilakukan generasi muda memulai UMKM, yaitu beralih ke marketplace atau e-commerce.

Faktanya, lanjut Meutya Hagid, belanja online saat ini menjadi pilihan favorit konsumen. “Sehingga para pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini bergabung dengan platform digital,” katanya.

Baca Juga:  Transformasi Digital Geser Sektor Bisnis ke Era Digital Era Entreprenuership

Di tempat yang sama, Co-Founder Getstackposts, Rhizwanda Imawan mengatakan ada sejumlah ancaman dan peluang di era baru industriliasasi digital. Salah satu peluangnya adalah, era digitalisasi memberi peningkatan net tenaga kerja hingga 2,1 juta pekerjaan di tahun 2025.

“Dari data World Economic Forum juga disebutkan terdapat potensi berkurangnya emisi karbon hingga 26 miliarmetrik ton dari industri,” ujarnya.

Sementara ancaman dari industrialisasi digital adalah secara global industrialisasi digital menghilangkan 1-1,5 miliar pekerjaan sepanjang tahun 2015-2025 karena digantikannya posisi manusia dengan mesin.

Sementara itu, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan pesatnya peran teknologi semakin terpacu dengan adanya pandemi Covid-19 mendorong semua pihak untuk berinteraksi dan melakukan berbagai aktivitas di ruang digital.

“Kondisi ini menunjukkan kita berada di era percepatan transformasi digital,” kata Semuel.

Ia menilai pandemi Covid-19 telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas di berbagai lini kehidupan. Hal inilah yang mempertegas bahwa sedang terjadi era disrupsi teknologi.

Oleh karena  itu, pemerintah harus dapat menyiapkan SDM Indonesia dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini.***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Rupiah Murah, Rasuah Meriah
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:17 WIB

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:33 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:33 WIB

Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:37 WIB

Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB