KPK Bidik Istri Kepela Daerah Diduga Telibat dalam Pengaturan Pemenang Proyek dan Lelang Jabatan

- Editor

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Foto: dok.Mediakarya

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Foto: dok.Mediakarya

JAKARTA, Mediakarya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membidik dugaan keterlibatan sejumlah istri kepala daerah dalam berbagai kasus korupsi, suap, dan pengaturan pemenangan lelang proyek di lingkungan pemerintah daerah.

Adapun modus yang diduga dilakukan oleh istri kepala daerah dan keluarganya itu antara lain pemanfaatan aset, penerimaan aliran dana/gratifikasi, hingga pengaturan pemenang tender proyek maupun ikut cawe-cawe dalam proses rotasi dan mutasi jabatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber Mediakarya, bahwa KPK tengah menyelidiki dugaan keterlibatan istri kepala daerah yang memanfaatkan pengaruh sang suami untuk mengintervensi proses pengadaan barang dan jasa atau mengutip fee dari ASN yang ingin menduduki posisi tertentu.

Ketua Umum Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) R. Mohammad Ali Zaini, mengungkapkan, bahwa pihaknya menemukan dugaan skandal korupsi yang melibatkan istri kepala daerah di Jadebotabek yang saat ini tengah mejadi perhatian serius KPK.

“Kami telah mendapatkan informasi yang cukup valid terkait dengan keterlibatan istri salah satu kepala yang diduga mengoordinasikan daftar rekanan atau kontraktor tertentu yang akan dimenangkan dalam tender dinas (seperti Dinas PUPR), dengan syarat menyetor fee di awal,” ungkap Ali kepada Mediakarya di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga:  Kasus Dugaan Korupsi DPJL Rp168 Miliar BAPAN Minta Presiden RI dan KPK Bertindak Tegas

Bukan hanya itu, sosok yang kerap disebut kepala daerah bayangan itu diduga menguasai sejumlah ladang bisnis di lingkungan pemerintah daerah. Di antaranya, bisnis caterring, parkir, dan monopoli proyek pengadaan barang/jasa atau intervensi penunjukan pejabat di lingkup pemerintahan.

Sementara, posisi suami sebagai pembuat kebijakan dimanfaatkan untuk memenangkan perusahaan milik istri atau kerabat dalam tender proyek pemerintah

“Untuk itu, LPKAN mendorong lembaga antirasuah itu segera melakukan penyelidikan atas dugaan keterlibatan sitri kepala daerah terebut dalam sejumlah lelang proyek dan jabatan maupun penguasaan ladang bisnis di pemerintahan,” tegasnya.

Pihaknya juga mendorong KPK untuk mengenalisa Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepala daerah dan keluarganya tersebut untuk mendeteksi lonjakan kekayaan yang tidak wajar.

Ali mengatakan, fenomena istri kepala daerah yang mengatur proyek pemerintah dan mutasi jabatan merupakan bentuk praktik nepotisme dan penyalahgunaan wewenang.

“Kami mendesak KPK segera melakukan penyelidikan lebih lanjut, karena praktik terebut melanggar prinsip meritokrasi dan sering kali mengarah pada tindak pidana korupsi,” tandasnya. (Hab)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup
Polda Metro Jaya Didesak Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus
IPW Desak Polda Metro Jaya Ungkap Dalang di Balik Terbunuhnya Bambang Setiawan
KPK Kembangkan Operasi Senyap, Pejabat Daerah Tunggu Giliran Terjaring OTT
Dittipidter Bareskrim Polri Garda Terdepan Melawan Mafia Sumber Daya Alam
Tangani Kasus Dugaan Asusila Anggota Polairud, IPW Desak Propam Polri Profesional dan Proporsional
Mabes Polri Mutasi Perwira Polda Metro Jaya
Korban Dugaan Tindakan Asusila Laporkan Oknum Polairud, Minta Dipecat

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:35 WIB

Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup

Sabtu, 5 September 2026 - 12:45 WIB

Polda Metro Jaya Didesak Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus

Rabu, 2 September 2026 - 02:08 WIB

IPW Desak Polda Metro Jaya Ungkap Dalang di Balik Terbunuhnya Bambang Setiawan

Selasa, 1 September 2026 - 18:47 WIB

KPK Kembangkan Operasi Senyap, Pejabat Daerah Tunggu Giliran Terjaring OTT

Selasa, 1 September 2026 - 05:49 WIB

Dittipidter Bareskrim Polri Garda Terdepan Melawan Mafia Sumber Daya Alam

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Ditandai Kode Alam: Menanti Kemunculan Satrio Piningit

Minggu, 6 Sep 2026 - 16:35 WIB

Jessica Gautama, Chief Marketing Officer SCGI Agency berbagi insight seputar cara cari duit di media sosial dan konten kreatif.

Ekonomi & Bisnis

5 Cara Cari Cuan dari Media Sosial, Kreator Perlu Pahami Audiens dan Data

Minggu, 6 Sep 2026 - 10:30 WIB