Warga Mutiara Gading Timur Kembali Tutup Saluran Air, Antisipasi Banjir

- Editor

Selasa, 17 Januari 2023 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Warga Mutiara Gading Timur (MGT) Kelurahan Mustika Jaya, Kota Bekasi melakukan penutupan sebagian saluran air yang melintas di tengah-tengah tempat tinggal mereka, Minggu (15/1/2023). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi banjir yang melanda kawasan tersebut. 

Aksi yang dilakukan  tersebut, karena batu yang sebelumnya ditaruh di saluran air ini dicuri dan dirusak kawat bronjong penahan tumpukan batu di saluran tersebut.

Ketua RW 029 Kelurahan Mustika Jaya, Rusdi M Yusuf mengatakan, penutupan sebagian saluran air yang melintas di Perumahan (MGT)  sebagai tindak lanjut aksi warga yang dilakukan 26 November 2021 lalu.

“Batu yang ditaruh di saluran air yang menuju mengarah ke RW 029 dicuri dengan menggunting bronjongnya, sehingga batunya banyak yang hilang. Akibatnya, air mengalir deras seperti semula sebelum dipasang bronjong dan untuk menghambat aliran air ini kita pasang kembali batu kali tersebut,” jelasnya.

Selain itu lanjut Rusdi, warga juga melakukan pembersihan sampah-sampah yang ada di saluran sepanjang sekitar 50 meter dan berhasil mengangkat sampah dari saluran sebanyak satu baktor.

”Pembersihan sampah di saluran ini atas saran Kasi Ekbang Kelurahan Mustika Jaya, Rama,” katanya.  

Baca Juga:  Sejarawan, Ali Anwar: Jangan Lupakan Sejarah

Pada kesempatan itu Rusdi minta pihak ISPI, developer yang membangun perumahan MGT agar mau membuka saluran air yang menuju kearah Colombus Mansion, saluran tersebut kini kini kondisinya masih tertutup. Saat ini bila hujan deras turun aliran air masuk deras ke wilayah Rw 029, karena aliran air dari Perumahan Kodam, Permata dan Villa Asri masuk ke wilayah kami.

“Di awal seharusnya aliran air dibagi dua. Sebagian air dialirkan ke kiri menuju Colombus Mansion, tetapi sekarang air hanya menuju kearah kanan yang mengakibatkan warga kebanjiran,” katanya.

Di tempat terpisah Firdaus Raja Intan salah seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, dicurinya batu kali di saluran tersebut membuat  warga terdampak banjir marah. Namun pengurus Rw 029 masih mampu meredam kemarahan warga, lalu kita berusaha merapikan kembali batu kali ini.

“Sebagai warga, saya berharap pemerintah dalam hal ini Pemkot Bekasi turun tangan mengatasi saluran tersebut, dengan menginstruksikan ISPI membuat saluran air yang menuju kearah Colombus Mansion, sehingga debit air bisa terbagi dua. Dengan demikian, resiko banjir bisa dikurangi,” jelas Firdaus.(Mm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Dinamika Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Analis Ini Ingatkan Potensi Perpecahan
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi
Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Etos Indonesia Institute dan Tri Nusa Bekasi Raya Desak Plt. Bupati Bekasi Copot Dirum Tirta Bhagasasi
Walikota Bekasi Akan Lakukan Tindakan Tegas Kepada Oknum Dishub Yang Pungli

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Minggu, 13 September 2026 - 07:13 WIB

Dinamika Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Analis Ini Ingatkan Potensi Perpecahan

Jumat, 11 September 2026 - 10:22 WIB

Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas

Berita Terbaru