KPJ Dukung Mas Pram-Bang Doel Terapkan Manajemen Talenta

- Penulis

Kamis, 20 Maret 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya-Pemprov DKI Jakarta mulai menerapkan sistem manajemen talenta bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam mengisi jabatan di pemerintahan provinsi.

Penerapan manajemen talenta itu diumumkan usai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh bertemu dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Senin (17/3/2025).

Menurut Gubernur Jakarta Pramono Anung perencanaan kepegawaian melalui manajemen talenta dilakukan melalui pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan bakat secara konsisten.

Tujuannya menghasilkan pegawai yang berpotensi dan layak untuk melanjutkan regenerasi kepemimpinan, untuk mendukung pencapaian visi, misi, dan strategi organisasi.

“Manajemen talenta ini akan kita gunakan untuk memilih siapa pun yang akan ditugaskan pada jabatan yang ada dan secara sumber daya manusia, Jakarta termasuk siap,” ujar Pramono.

Pramono berharap program manajemen talenta ini dapat membawa perubahan terhadap peringkat Jakarta sebagai kota global.

“Maka dalam pengarahan tadi saya menyampaikan bahwa salah satu yang menjadi keinginan harapan dan tujuan adalah agar Jakarta sebagai kota global yang sekarang ini ranking 74 dari 156 (kota) menjadi ranking 50,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jelang Bulan Ramadhan, Pemerintah Diminta Kendalikan Harga Bahan Pokok

Sementara itu, Sekjen Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) , Ilham Noorcahya sepakat dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan menerapkan managemen talenta ke Kota Metropolitan DKI Jakarta.

Karena menurut Ilham, jabatan PNS di Birokrat Pemprov DKI Jakarta sudah banyak yang salah jurusan.

“”Masa ASN lulusan keilmuan ekonomi megang unit teknis pekerjaan lapangan. Lulusan pendidikan jadi pejabat di dinas teknis, itu kan namanya salah jurusan. Sekolahnya apa!! megang kerjaan apa!! Sudah begitu megang dua jabatan, di satu sisi jabatan dia pejabat definitif, disisi lain dia pejabat plt, kan ngawur,”ujar Ilham.

Menurut ilham lagi, sistem lelang jabatan, hanyalah sebatas angka-angka saja, bukan karen jurusan keilmuan yang dimiliknya.

Akhirnya tambah Ilham, pekerjaan yang diamanahkan akan amburadul.

“Wong pejabat tersebut tidak tahu harus ngerjain apa? Akhirnya banyak pekerjaan teknis di jalan-jalan yang tumpang tindih dalam pelaksanaannya. Misalnya, baru aja dinas teknis terkait A membuat trotoar jalan, 2 bulan kemudian dinas terkait B membongkarnya karena mau membangun gorong-gorong yang letaknya ada di bawah trotoar. Sangat ironis,”bebernya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
Bukan Sekadar Energi, PT JOE Kirim Hewan Kurban untuk Warga Kepulauan Seribu
“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta
Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun
Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP
Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?
Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding
Kedewasaan Berpolitik, Pemimpin Yaman Bersatu Lewat Jalan Damai
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:29 WIB

Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Bukan Sekadar Energi, PT JOE Kirim Hewan Kurban untuk Warga Kepulauan Seribu

Senin, 25 Mei 2026 - 11:34 WIB

“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:16 WIB

Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Foto: Ist)

Daerah

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Senin, 25 Mei 2026 - 12:21 WIB