Mimpi Buruk Job Fair di Kabupaten Bekasi, Barcode Hancurkan Harapan Ribuan Pencari Kerja

- Editor

Selasa, 27 Mei 2025 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Job fair jadi ajang baku hantam sesama pencaker yang diduga dipicunada kesalahan dalam barcode.

Job fair jadi ajang baku hantam sesama pencaker yang diduga dipicunada kesalahan dalam barcode.

KABUPATEN BEKASI, Mediakarya – Para pencari kerja di Kabupaten Bekasi kini terus mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, jarak tempuh hingga puluhan kilo meter tidak menyurutkan semangat mereka dalam upayanya untuk mendapatkan sebuah pekerjaan.

Sehingga tidak sedikit di antara mereka  terjebak dalam antrean panjang yang tak berujung, berjuang melawan sistem barcode yang menjadi polemik masalah di job fair. Waktu berlalu, harapan menipis, dan yang tersisa hanyalah rasa frustrasi dan kekecewaan yang mendalam. Demikian kisah nyata yang dialami ribuan pencari kerja di job fair di President University Convention Center Bekasi.

Alih-alih mendapatkan kesempatan untuk bertemu calon pemberi kerja, mereka malah menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk berjuang melawan sistem barcode sedangkan sinyal hilang akibat membludaknya para pencari kerja.

Bayangkan, lelahnya berdiri berjam-jam, panasnya terik matahari, dan kekecewaan yang menggerogoti hati. Semua itu karena kesalahan perencanaan dan implementasi sistem barcode yang buruk.

“Kita semua tahu mencari kerja itu sudah sulit. Kita harus bersaing dengan banyak pelamar lain, mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan menghadapi berbagai tantangan,” ungkap Elga salah satu pelamar pencari kerja yang hadir saat di wawancarai Harnasnews, Selasa (2705/2025).

Baca Juga:  Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK

Seharusnya, kata dia, proses mencari kerja tidak perlu diperumit dengan sistem yang tidak berfungsi. Barcode yang seharusnya mempermudah, malah menjadi penghalang besar bagi para pencari kerja.

“Saya sangat kecewa, sudah berusaha keras, tapi sistemnya malah menghambat saya,” ungkap Elga.

Menurut dia, kasus tersebut terjadi bukan hanya tentang kegagalan teknologi, namun. juga kegagalan empati dan perencanaan yang matang dari penyelenggara.

“Mereka seharusnya memprioritaskan kenyamanan dan kemudahan para pencari kerja, bukan malah menciptakan pengalaman yang menyakitkan dan mengecewakan,” ujar dia.

Dia pun berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggara job fair lainnya. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali. Sehingga dapat tercipta sistem yang berkeadilan dalam perekrutan para pencari kerja. (Sygy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur
Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta
Bank Jakarta Jadi Energi Persija Buru Gelar Juara Liga Indonesia
Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang
Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Berita Terbaru

PAM JAYA memperkuat budaya K3 bersama mitra kerja untuk memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan jaringan perpipaan Jakarta.

Ekonomi & Bisnis

PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:26 WIB

Amos Hutauruk menilai Erick Thohir harus bertanggung jawab dan mendesak Ketua Umum PSSI mundur.

Headline

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:08 WIB