Sambutan Presiden Prabowo di HUT Bhayangkara ke 79: Negara Membutuhkan Polisi yang Bersih dan Tangguh

- Editor

Selasa, 1 Juli 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri HUt Bhayangkara ke -79 di Lapangan Monas Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri HUt Bhayangkara ke -79 di Lapangan Monas Jakarta, Selasa (1/7/2025).

JAKARTA, Mediakarya – Presiden Prabowo Subianto menekankan agar Polisi Indonesia mampu merasakan penderitaan yang tengah dialami oleh masyarakat Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Prabowo memimpin upacara hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara pada Selasa (1/7/2025) di Monumen Nasional (Monas) Jakarta.

“Polisi Indonesia harus berada di tengah-tengah rakyat, harus merasakan penderitaan rakyat, harus merasakan kesulitan rakyat, harus mendengar jeritan hati rakyat,” ungkap Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menyebutkan bahwa negara saat ini tengah membutuhkan polisi yang tangguh, bersih, dan dicintai rakyat Indonesia.

“Karena itulah negara dan bangsa kita memerlukan suatu Kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dicintai rakyat, selalu di tengah-tengah rakyat, selalu membela rakyat, selalu melindungi rakyat,” tutur dia.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke-79, BEM Nusantara DKI Jakarta Dorong Polri Tinggalkan Budaya Seremonial

Sejarah telah mengajarkan bahwa tidak ada negara yang berhasil tanpa Kepolisian yang unggul dan tangguh.

Menurut dia, semua pemimpin Indonesia dari masa ke masa sadar pentingnya polisi yang tangguh dan unggul.

Karena itu, Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran kepolisian agar mengenang dan memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendiri-pendiri Polri yang telah berjasa, dan merintis Kepolisian yang tangguh.

“Terutama mereka-mereka yang paling lemah, yang paling tertindas, dan yang paling miskin,” kata Prabowo. (Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun
Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi
Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih
Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat
Rektor Universitas Paramadina Tanggapi Usulan Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi
Teladan yang Membungkam, Inilah Pesan Pimpinan Ponpes Gontor di Hadapan Presiden

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:27 WIB

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 10:16 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Selasa, 22 September 2026 - 10:07 WIB

Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK

Selasa, 22 September 2026 - 07:26 WIB

Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi

Senin, 21 September 2026 - 22:52 WIB

Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat

Berita Terbaru

Logo KPK

Headline

Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:07 WIB

Mufti Mubarok (tengah) saat meresmikan kantor Adhi Industri Group

Ekonomi & Bisnis

Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:44 WIB